Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah menambahkan Singapura menjadi zona merah Covid-19. Status Singapura versi CDC yakni merupakan tujuan perjalanan berisiko sangat tinggi.

Di bawah Travel Notices-nya, CDC menaikkan Singapura ke Level 4, kategori risiko tertinggi, dari Level 3 sebelumnya. Pemberitahuan itu menyebutkan Level 4: Tingkat Risiko Sangat Tinggi dari Covid-19 di Singapura. Pemberitahuan itu meminta warga AS untuk menghindari perjalanan ke Singapura. “Jika harus bepergian ke Singapura, pastikan sudah divaksinasi lengkap sebelum bepergian,” sebut pengumuman CDC.

“Karena situasi saat ini di Singapura, bahkan pelancong yang divaksinasi penuh pun mungkin berisiko terkena dan menyebarkan varian Covid-19,” kata CDC.

Sementara, berbeda dengan AS, sejumlah penerbangan pertama di bawah Vaccinated Travel Lane (VTL) justru mendarat di Singapura pada Rabu (20/10), sebagai langkah selanjutnya dari pembukaan kembali perbatasan Singapura. Pesawat itu berangkat dari Amsterdam di Belanda pada pukul 11.15 waktu setempat pada Selasa (19/10).

Sementara itu, penerbangan VTL dari Amerika Serikat, diperkirakan berangkat dari New York pada Selasa malam waktu setempat, dan mendarat di Singapura pada Kamis pukul 05.20. Belanda dan AS adalah di antara delapan negara terbaru yang dibuka oleh Republik dengan VTL. Negara lainnya adalah Kanada, Denmark, Prancis, Italia, Spanyol, dan Inggris. Singapura sebelumnya telah membuka VTL dengan Jerman dan Brunei pada 8 September. Singapura akan bersama-sama meluncurkan VTL dengan Korea Selatan pada 15 November. (jpc)