Menjadi juru kunci di klasemen sementara Grup D ternyata tidak menjadikan patah arang bagi Mitra Kukar dalam menjalani laga lanjutan pekan keempat Liga 2-2021 di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Selasa (19/10) malam. Pasukan Naga Mekes, julukan Mitra Kukar itu akhirnya mampu bangkit dengan memetik tiga poin setelah menaklukkan Kalteng Putra.

Ya, tim besutan pelatih Asep Suryadi itu menang 2-0 atas Laskar Isen Mulang, julukan Kalteng Putra. Dua gol Naga Mekes diciptakan oleh Saepuloh Maulana menit 31 dan Airlangga pada menit 36. Sementara upaya kerja keras tim Kalteng Putra untuk membalas dua gol yang telah bersarang di gawangnya, tak mampu dikonversikan oleh anak asuh pelatih Eko Tamamie selama 90 menit pertandingan.

Hasil kemenangan Mitra Kukar tersebut, langsung diapresiasi Asep Suryadi dalam memberikan keterangan pers usai laga malam itu. Pelatih kepala itu, mengaku sangat mengapresiasi kerja keras Anindito Wahyu dkk yang berhasil mempersembahkan kemenangan di hari ulang tahun pelatih tersebut. “Alhamdulillah di pertandingan keempat ini, semua pemain bisa kerja keras dengan bermain lepas menunjukan kemampuannya dan kita bisa mendapatkan poin penuh dari tim Kalteng Putra,”tuturnya.

Ia mengaku menyukai kerja keras pemainnya dan kesabaran manajemen tim dalam menjalani laga-laga di Grup D ini. Disinggung kunci keberhasilannya dalam memenangkan pertandingan melawan Kalteng Putra, Asep mengaku telah membaca celah kelemahan yang terdapat pada Kalteng Putra. “Saya pikir Kalteng Putra sudah bermain bagus, cuma agak drop secara kondisi fisik dengan banyak pemain intinya yang cedera. Makanya saya manfaatkan kelemahan tersebut untuk pressing sejak menit awal,” tambahnya.

Fakta kekalahan Kalteng Putra itu, juga diakui oleh pelatih kepala Eko Tamamie. Dalam jumpa pers, pria yang masih aktif sebagai Anggota Polri itu pun tak menampik atas kekalahan yang diterima tim besutannya. Dia mengatakan saat melawan Mitra Kukar, kondisi pemain banyak yang mengalami cedera serius. Tak hanya di situ saja, kiper utama yang selalu diunggulkan sebagai palang pintu gawangnya, yakni Ahmad Fauzi tak bisa bermain karena ada urusan kedinasannya di Medan. Sementara kiper kedua justru mengalami cedera saat menjalani warming up sebelum kick off pertandingan.

“Ya, mau tidak mau kita memainkan kiper ketiga yang sebenarnya sebagai pelatih. Selain itu kondisi pemain kita banyak yang mengalami cedera cukup serius. Itu sangat berpengaruh terhadap penampilan tim Kalteng Putra. Tapi babak kedua sudah luar biasa dapat memberikan perlawanan. Tapi memang musuh lebih bagus untuk malam ini bisa curi dua gol. Jadi kita menelan kekalahan untuk pertama kalinya,” kata Eko seraya mengatakan akan membenahi performa timnya untuk menghadapi sisa laga terakhir melawan Sulut United, Kamis (28/20) pekan depan. (pro)