Klaim petinggi Manchester United tetap mempertahankan tactician Ole Gunnar Solskjaer mulai goyah. Selain derasnya tekanan dari fans United yang kecewa dengan performa tim belakangan ini, beberapa pelatih yang masuk bursa pengganti Solskjaer mulai memberikan lampu hijau. Antara lain Eric ten Hag (Ajax Amsterdam) dan dua pelatih yang kini sama-sama menganggur, Antonio Conte dan Zinedine Zidane.

Untuk Ten Hag, pelatih berusia 51 tahun asal Belanda itu disebut bersedia menangani United. Hanya, Ten Hag baru siap musim depan. Conte yang semula tidak mau menangani klub di tengah kompetisi, kabarnya, mulai mempertimbangkan The Red Devils.

Tetapi, kebijakan Conte yang suka menodong transfer besar kepada manajemen klub membuat The Godfather mendapat banyak resistansi. Khususnya dari mantan pemain United. ”Kurasa mereka (United, Red) tidak akan melakukannya (memilih Conte, Red). Dia memang pelatih hebat, tetapi bukan figur tepat untuk United secara personal,” ujar mantan bek kanan sekaligus kapten United Gary Neville.

Itulah yang membuat Zidane kini banyak disebut sebagai pelatih favorit pengganti Solskjaer. Seperti dilansir Manchester Evening News kemarin (19/10), mantan pelatih Real Madrid itu memang punya impian bisa menangani timnas Prancis.

Hanya, seiring Didier Deschamps baru saja sukses membawa timnas Prancis memenangi UEFA Nations League 2020–2021, impian Zizou- sapaan Zidane- mungkin masih jauh terealisasi.

Setidaknya sampai Piala Dunia 2022 di Qatar.Nah, sembari menunggu, United bisa menjadi tim yang menambah rekam jejak kepelatihan Zidane. Itu ditambah dengan bantuan dari bomber United Cristiano Ronaldo yang melakukan lobi langsung ke Zidane.

Mereka memang punya relasi bagus semasa di Real (2016–2018 dan 2019–2021). Menanggapi rumor tentang Zidane, Solskjaer memperlihatkan sikap tenang. ”Komunikasiku dengan manajemen klub selalu terjaga. Saling terbuka dan jujur. Memang ada tekanan kepadaku, tetapi selalu ada kepercayaan yang diberikan,” beber Solskjaer dalam pre-match press conference tadi malam (19/10) kepada BBC. (jpc)