BALIKPAPAN – Setiap hari di berbagai wilayah Kota Minyak, Pemkot Balikpapan beserta instansi lainnya menggelar vaksinasi. Saat ini, percepatan vaksinasi menjadi hal utama untuk meraih status herd immunity atau kekebalan kelompok. Seperti teranyar vaksinasi yang berlangsung di Dome, Rabu (13/10).

Vaksinasi dosis 2 dengan sasaran 1.800 orang mendapat vaksin jenis Sinovac bantuan dari MCCC Muhammadiyah. Kemudian vaksinasi gabungan dosis 1 dan 2 yang diselenggarakan TNI Polri sebanyak 2.200 orang. Total seluruhnya 4.000 orang dalam satu hari vaksinasi kemarin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Alwiati mengatakan, cakupan vaksinasi secara kumulatif sebesar 62,5 persen. Tepatnya 329.115 penduduk sudah mendapat vaksin dari total 562.955 penduduk yang menjadi sasaran. Pihaknya menargetkan cakupan vaksinasi bisa mencapai 80 persen hingga akhir tahun.

“Karena untuk Balikpapan mendapat status herd immunity jika sudah bisa mencapai 80 persen dari seluruh sasaran penduduk. Baik vaksin dosis 1 dan 2,” sebutnya. Dia mengakui, kendala saat ini memang terkadang masih menunggu stok vaksin. Terutama untuk dosis 2.

Pihaknya mengingatkan kepada pelaksana vaksin dosis 1 segera memberikan dosis 2. “Supaya peserta tidak bingung di mana mereka harus mencari vaksinasi dosis 2,” ujarnya. Sedangkan khusus vaksinasi pelajar tercatat cakupan vaksinasi dosis 1 usia 12-17 tahun telah mencapai 39,5 persen.

Sementara cakupan vaksin dosis 2 untuk pelajar sebesar 21,8 persen. Totalnya 14.871 pelajar yang sudah mendapat vaksin. “Kita mengejar terus hampir dalam semua kegiatan vaksinasi melibatkan pelajar. Baik dari puskesmas, sentra vaksinasi Dome dan Embarkasi Haji,” sebutnya.

DKK Balikpapan mengimbau sekolah untuk melakukan evaluasi siapa siswa yang belum mendapat vaksinasi, maka bisa segera datang ke sentra vaksinasi. “Kami pasti akan layani karena pelajar ini prioritas untuk mengejar mereka bisa aktif mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM),” tutupnya. (gel)