LONDON – Arsenal adalah penyelamat karier Patrick Vieira ketika dia dibeli dari AC Milan pada 1996. Kariernya bersama Arsenal langsung meledak sejak musim pertama hingga 2005. Bersama The Gunners, Vieira memenangi 3 gelar Premier League, 4 Piala FA, dan 3 Community Shield.

Performa hebat Vieira bersama Arsenal juga membuat pemilik panggilan Paddy itu masuk dalam skuad timnas Prancis ketika memenangi Piala Dunia 1998, Euro 2000, dan Piala Konfederasi 2001.

Dengan segala kenangan indah bersama Arsenal, laga melawan The Gunners dalam matchday kedelapan Premier League dini hari nanti (siaran langsung Mola TV pukul 02.00 WIB) tentu bakal emosional. Apalagi, Vieira datang ke Emirates Stadium sebagai lawan, sebagai tactician Crystal Palace.

”Sembilan musim yang luar biasa (membela Arsenal, Red). Aku datang ketika masih sangat muda dan pergi ketika sudah menjadi pria dewasa,” ujar Vieira kepada Football London. ”Tapi, saat ini prioritasku adalah mencuri poin (bagi Palace, Red),” lanjut pria 45 tahun itu.

Sejak kepergian Vieira, Arsenal belum lagi merasakan juara Premier League. Kali terakhir The Gunners kampiun pada musim 2003–2004 ketika mereka tidak terkalahkan sepanjang musim dengan Vieira menyandang status kapten tim.

Musim terakhir Vieira di Arsenal sekaligus musim pemungkas Arsenal berkandang di Highbury. Sejak 2006–2007 hingga sekarang, The Gunners memiliki stadion baru, Emirates Stadium. Itu pula yang mungkin menjadi alasan Paddy tidak suka melabeli laga melawan Arsenal dini hari nanti sebagai laga reuni. ”Karena aku tidak terlalu intens mengikuti Arsenal (setelah hengkang). Jadi, aku tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka,” tutur Vieira.

Arsenal dan Palace saat ini memang berdekatan di klasemen sementara. Arsenal di peringkat ke-13 hanya satu setrip di atas Palace. Selisih mereka juga hanya tiga poin (10-7). Hanya, saat tactician Mikel Arteta membawa The Gunners dalam tren positif (menang tiga kali dan sekali seri dalam empat matchweek terakhir atau setelah kalah beruntun dalam tiga matchweek awal), Palace malah sebaliknya.

Palace tidak pernah menang (dua kali seri dan sekali kalah) sejak kemenangan kandang 3-0 atas Totteham Hotspur (11/9). Luka Milivojevic dkk juga punya rapor buruk melawan big six dalam laga tandang. The Eagles kalah masing-masing dengan skor 0-3 saat melawat ke Chelsea dan Liverpool FC.

”Aku dan Vieira memiliki influencer yang sama (pelatih legendaris Arsenal Arsene Wenger, Red) dan aku rasa pertandingan nanti bakal menarik karena Palace juga memainkan sepak bola menyerang,” beber Arteta di laman resmi klub. (io/c17/dns)