JAYAPURA-Selesai sudah perjuangan atlet Kaltim di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Kerja keras atlet selama dua pekan terakhir menghasilkan 25 medali emas dan menempatkan posisi Benua Etam di peringkat ketujuh klasemen perolehan medali.

Dari segi medali emas, raihan tahun ini sama dengan yang dicapai Kaltim pada edisi PON Jawa Barat (Jabar) 2016 dengan total 25 medali emas. Namun, dari segi peringkat, Kaltim bergeser dari lima ke peringkat tujuh. Jumlah tersebut terpaut dua medali emas dari Bali yang menduduki posisi lima dan satu emas dari Jawa Tengah di posisi keenam.

Menanggapi itu, Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengatakan semua sudah bekerja keras. Atlet dan pelatih juga sudah banyak berkorban untuk bisa tampil di PON Papua di tengah kondisi pandemi Covid-19. Untuk itu, Zuhdi enggan mengambinghitamkan atlet atas pergeseran posisi tersebut.

“Kita harus tetap apresiasi kerja keras atlet selama berlaga di PON Papua. Mereka sudah memberikan apa yang bisa diberikan untuk mengharumkan nama daerah,” terang Zuhdi.

Soal bergesernya posisi Kaltim ke posisi tujuh, Zuhdi menyebut, semua di luar prediksi. Sebab, ada beberapa cabang olahraga (cabor) yang semestinya meraih medali emas, namun gagal. Untuk itu, Zuhdi meminta maaf kepada semua pihak atas raihan kurang maksimal tersebut.

“Kita sudah berusaha maksimal, namun hasil akhir memang tidak seperti yang diinginkan. Untuk itu, kami memohon maaf atas hasil tersebut. Itu akan menjadi pelajaran berharga untuk edisi PON berikutnya,” imbuh dia.

Tak lupa KONI Kaltim mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung perjuangan atlet Kaltim di Papua. Termasuk kepada Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi yang datang langsung ke Papua untuk menyaksikan perjuangan atlet terbaik Benua Etam. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung perjuangan atlet di PON Papua,” ucap dia.

WAGUB HADIRI PENUTUPAN

Upacara penutupan PON XX Papua 2021 akan dilaksanakan di Stadion Lukas Enembe, hari ini (15/10). Kontingen Kaltim akan dipimpin Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang sudah tiba di Papua, kemarin.

Kedatangan Hadi disambut langsung Zuhdi Yahya didampingi Wakil Ketua IV KONI Kaltim Rusdiansyah Aras di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. Setelah itu, Hadi menyempatkan diri menyaksikan pertandingan final perebutan tempat ketiga cabor sepak bola antara Kaltim menghadapi Jatim.

Meski Kaltim gagal merebut medali perunggu, orang nomor dua di Kaltim itu tetap memberikan apresiasi tinggi. Menurut dia, semua atlet sudah berjuang mati-matian hingga perpanjangan waktu. “Semua sudah berjuang. Kita bisa lihat sendiri mereka bermain baik. Untuk itu, kita harus tetap memberikan apresiasi kepada mereka,” ucap dia. (don/rom/k16)