BALIKPAPAN-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan masih menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait lampu hijau umrah bagi jamaah asal Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan Johan Marpaung mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi resmi dari pemerintah. Hanya mengetahui dari media.

“Iya itu informasinya November katanya. Tapi, kan kita belum ada persiapan resmi dari Kementerian Agama. Kalau ada biasanya kami langsung informasikan. Saya dengar masih melalui media saja,” ujarnya, Rabu (13/10).

Menurutnya, jika pelaksanaan umrah kembali dibuka bulan depan maka pihaknya telah siap. Termasuk jika ada pembatasan-pembatasan. “Kalau kuotanya sama seperti kemarin, ada persentase,” ujarnya.

Tapi ia belum tahu, kalau ini normal bisa full atau tidak. “Kalau dulu sudah dipersiapkan mulai dari 50 persen, 30 persen. Bahkan 10 persen sudah ada. Tapi, tidak bisa berangkat juga,” bebernya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan biro perjalanan umrah. Sehingga, kini tinggal menunggu pengumuman resmi pemerintah. “Kalau sudah ada pengumuman resmi, mereka sudah bisa,” katanya.

Sementara mengenai ibadah haji dia optimistis, kemungkinan tahun depan akan dibuka. Namun, pihaknya telah siap. “Kalau menurut perkembangannya, tahun depan kita optimistis,” ujarnya.

Menurutnya, untuk vaksinasi tidak ada masalah. Karena dari 530 calon jamaah haji asal Balikpapan seluruhnya sudah divaksin. ”Kami sudah siap dari tahun kemarin, vaksinasi sudah semua,” tutupnya. (aji/ms/k15)