Lima bulan lalu, setelah kalah oleh AS Roma dalam second leg semifinal Liga Europa (7/5), Roy Keane mengkritik gelandang Manchester United Paul Pogba bukan sosok pemimpin di lapangan. Keane yang merupakan pandit Sky Sports sekaligus mantan kapten United berkaca dari capaian berbeda Pogba di The Red Devils dan di timnas Prancis.

Di level klub, Pogba dianggap Keane gagal menginspirasi permainan United dan berujung nirgelar sejak Liga Europa 2016–2017. Di timnas, Pogba bisa meraih kesuksesan karena Keane menganggap gelandang 28 tahun itu dikelilingi nama-nama yang bisa menjadi pemimpin di lapangan.

Sebut saja kapten sekaligus kiper Les Bleus Hugo Lloris dan kini ada striker veteran Karim Benzema. Penilaian buruk Keane itu, tampaknya, kini perlu direvisi seiring munculnya rekaman video di ruang ganti Stadio San Siro ketika Les Bleus menghadapi Spanyol dalam final UEFA Nations League 2020–2021 (11/10).

Video tersebut mengabadikan momen ketika turun minum. Saat itu Prancis tertinggal 0-1. Nah, Pogba terlihat berapi-api membakar semangat rekan setimnya agar tidak kehilangan keyakinan untuk membalikkan keadaan.

Bahkan, pemain yang lebih senior seperti striker Antoine Griezmann terlihat mendengar perkataan Pogba dengan cermat. ”Kita harus lebih agresif dan menekan mereka (Spanyol, Red) pada babak kedua. Itu berlaku mulai lini depan hingga belakang. Kita akan lebih sering berlari untuk melakukannya!” tutur Pogba dalam rekaman video tersebut seperti dilansir Daily Mirror.

Orasi Pogba tidak sia-sia. Prancis bisa mencetak dua gol setelah jeda sehingga berhasil merengkuh mahkota juara. Video orasi Pogba tersebut tentu menjadi pukulan telak bagi Keane yang menuduhnya tidak punya jiwa kepemimpinan. (JPC)