BELITUNG - Musyawarah Nasional (Munas) II Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) selesai digelar di Kabupaten Belitung. Wali Kota Samarinda Andi Harun terpilih sebagai Ketua Umum Aspeksindo periode 2021- 2025.

Pembukaan Munas II digelar bersama TNI AL di atas KRI Semarang 594 di Kabupaten Belitung. Hadir Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, Wamenkumham Eddy OS Hiraij dan Wamen ATR BPN Surya Tjandra. "Ini satu-satunya asosiasi yang pernah munas di atas KRI," terang Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud, selaku ketum Aspeksindo periode sebelumnya.

Dalam pemilihan ketum baru, Andi Harun terpilih secara aklamasi menggantikan Mas'ud. Bupati Belitung Sahani Saleh terpilih menjadi Sekretaris Jenderal. Sementara Bupati Kaimana Freddy Thei sebagai Bendahara Aspeksindo. Harun menyatakan mengapresiasi pola kekeluargaan Aspeksindo dalam melakukan pemilihan. "Tradisi baik ini perlu dilanjutkan," terang dia saat ditemui usai Munas II Aspeksindo (10/10).

Menurut Andi Harun, program utama Aspeksindo di bawah kepemimpinannya adalah mendorong dan mengawal RUU Daerah Kepulauan. RUU yang diinisiasi DPD RI itu harus lolos menjadi undang-undang. "Betapa pentingnya kita punya anugerah di sektor kelautan dan pesisir," paparnya. Andi Harun menyatakan, setelah kepengurusan Aspeksindo terbentuk, pihaknya akan melakukan pertemuan-pertemuan berbagai lembaga negara dan kementerian. Pihaknya juga akan berusaha bertemu dengan Presiden Jokowi agar mendapat dukungan dalam RUU Daerah Kepulauan. "Kami akan lakukan lobi-lobi ke DPR RI dan mobilisasi masyarakat sipil," pungkasnya.

Direktur Eksekutif Aspeksindo Andi Fajar Asti mengatakan, ketum Aspeksindo terpilih akan menyusun kepengurusan yang baru. Selanjutnya, mereka akan dilantik dan melakukan rakernas pada Desember mendatang. Dalam rakernas itu, Aspeksindo akan membahas investor di sektor maritim. Kepengurusan sebelumnya sudah melakukan penguatan kelembagaan. Sekarang saatnya Aspeksindo melakukan akselerasi program yang lebih konkrit, terutama membangun ekonomi maritim.

Andi Fajar mengatakan, negara -negara yang tergabung dalam Indian Ocean Rim Association (IORA) akan diundang, agar terbuka kemudahan akses investasi dan sharing pengalaman disektor maritim. "Dengan demikian kita bisa menjawab visi besar dalam Munas II Aspeksindo, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran," ungkapnya. (lum/bay)