BALIKPAPAN - Memberikan pilihan tempat nongkrong baru, Plaza Balikpapan menghadirkan Food Garden. Berkonsep outdoor, area Bay Park tidak hanya dapat dinikmati sebagai tempat bersantai, namun sekaligus menikmati berbagai sajian. Soft opening Food Garden dilakukan Jumat (8/10).

Pilihan aneka makanan ringan bisa didapatkan di sini. General Manager Plaza Mall Balikpapan Aries Adriyanto menyebut sudah terdapat 10 booth. Pengunjung bisa memesan langsung ke stan Shinisuda, Kanajov Pasta, Koma Indonesia, De’lima, Semantik, Terbakar Nyak Nyus, Take Mie Away, Bro Cactus, Xgrill maupun Chalz.

“Food Garden ini konsepnya outdoor, untuk indoor kita sudah punya Eatnic di lantai tiga. Pengunjung bisa memanfaatkan waktu luangnya setelah berbelanja dengan bersantai. Di sini hanya menyajikan makanan dan minuman ringan sedangkan bagi yang menginginkan hidangan menu-menu berat bisa ke Eatnic,” ujarnya, Kamis (7/10).

Di awal ini memang baru 10 booth, kendati demikian ke depannya akan menjadi pilot project baru dengan menambah kembali beberapa booth. Aries menyebut, sebelum bergabung booth-booth mesti melewati kurasi yang cukup ketat. Bahkan sebelum dilakukan soft opening, terdapat 46 tenant yang ingin mendaftar tetapi hanya 10 booth yang terpilih.

Menjadi wadah bagi pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM), Plaza Balikpapan ingin memberikan tempat serta kesempatan bagi pengusaha muda maupun lokal agar bisa memperkenalkan produk mereka. Dengan begitu, mampu mendongkrak pendapatan UMKM maupun perekonomian secara umum.

Buka setiap hari, mulai Senin hingga Minggu. Food Garden sementara ini beroperasi dari pukul 14.00-21.00 Wita. Suasana ketika datang berkunjung kemari pada malam hari lebih menyenangkan, karena dihiasi kerlipan lampu LED serta live music khusus di Sabtu malam. “Konsumen bisa melakukan take away atau dine-in dengan hanya 25 persen dari kapasitas,” ucap Aries.

Strategi ini diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung untuk datang ke Plaza Balikpapan. Setidaknya dapat menyumbang 10-15 persen. Secara keseluruhan, Aries menilai tingkat kunjungan memang belum pulih sepenuhnya. Terlebih dengan telah diberlakukannya tarif tol Balikpapan-Samarinda.

Semula ia mengakui ada kenaikan 48 persen pada akhir pekan atau weekend, dan 7 persen di weekdays. Data tersebut didapatkan sebelum adanya tarif tol. Sedangkan kini, di akhir pekan hanya 30 persen dan weekdays hanya 2 persen. Selain itu, ia berharap status level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dapat kembali normal.

“Walaupun status PPKM sudah diturunkan ke level dua, tapi jam operasional masih sampai jam 9 malam. Dan kita harap bisa kembali sampai 22.00 Wita,” pungkasnya. (lil/ndu/k15)