MERAUKE–Skuat gulat Kaltim akan memulai perjuangannya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua, hari ini. Sebagai cabor andalan kontingen Benua Etam, performa prima Dewi Ulfah cs diharapkan bisa mengerek posisi Kaltim di klasemen sementara perolehan medali.

Rombongan gulat Kaltim telah tiba di Bumi Cenderawasih sejak Selasa (5/10). Sejak itu hingga rangkaian pertandingan dimulai hari ini, skuat gulat Kaltim terus menjalani latihan intens. "Doakan atlet kita agar bisa meraih hasil maksimal di PON kali ini," jelas pelatih gulat Kaltim Sumarlani.

Dia berharap, segala persiapan ini bisa berbuah manis. Ditambah technical meeting (TM) di Careinn Hotel, kemarin, berjalan lancar. "Ada beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Dan, semua daerah bersepakat sehingga kegiatan berjalan lancar," ucap pria yang juga sekretaris Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim itu.

Sebagai pembuka, nomor 50 kg dan 53 kg putri akan dipertandingkan hari ini. Adapun Kaltim akan menurunkan masing-masing satu atlet di tiap nomor. "Di 53 kg ada Dewi (Ulfah) dan Annisa (Safitriah) di 50 kg," urai pria yang karib disapa Lani itu.

Adapun bagi Dewi Ulfah, multiajang olahraga empat tahunan terakbar nasional kali ini akan jadi momennya berpamitan. Sebab, setelah ini Dewi memutuskan untuk pensiun sebagai atlet gulat.

Untuk diketahui, ada 18 medali yang akan diperebutkan pada PON edisi kali ini. Agenda gulat akan digelar hingga 14 Oktober mendatang. Sementara itu, Kaltim akan menerjunkan 14 atletnya di ajang tersebut. (ndy/tom/k8)