SAMARINDA – Sisi kiri Jalan Pattimura dari arah Palaran menuju Samarinda Seberang masih terancam ambles. Upaya perbaikan direncanakan baru bisa berjalan tahun depan. Gorong-gorong yang membentang di bawah badan jalan menjadi penyebab badan jalan rawan untuk ambles. Saluran air diketahui ambruk sejak medio Agustus lalu. Pengecekan kondisi badan jalan sejatinya telah dilakukan. Diketahui, tepi badan jalan telah ambles sedalam 3,5 meter. Dikhawatirkan terus meluas dan berdampak dengan kondisi jalan.

"Sementara memang masih dipasang pembatas agar tidak dilintasi," kata Kepala UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-Pera) Kaltim Joniansyah.

Meski dalam pengecekan telah mendapat dua opsi perbaikan, rupanya metode yang akan digunakan untuk penanganan belum diputuskan. Opsi pertama pipa baja berdiameter 0,8 meter dijadikan pengganti gorong-gorong dan dipasang dari tepi badan jalan. Opsi lainnya, badan jalan akan dibongkar terlebih dahulu untuk kembali memasang gorong-gorong yang telah rusak.

Bukan hanya penentuan metode perbaikan, anggaran yang akan dialokasikan dalam pembenahan jalan berstatus provinsi itu belum diketahui secara pasti.  "Kami sudah koordinasi, tapi memang belum diputuskan," ucapnya.

Joniansyah menerangkan, perbaikan nantinya dilakukan tahun depan. Menggunakan anggaran APBD 2022. "Pembahasan kemarin itu kan masih pra-2022, ditunggu dulu lah. Rencananya kalau anggarannya besar akan masuk 2022, tapi kalau pekerjaan tahun ini sudah selesai semua, dan masih ada sisa anggaran, bisa digunakan untuk antisipasi," kuncinya. (*/dad/dra/k16)