Terus melandainya kasus Covid-19 di Kaltim diharapkan jangan membuat warga terbuai. Wakil Gubernur Hadi Mulyadi  terus mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat  untuk  tetap waspada dan  tidak kendor, tidak lalai melaksanakan protokol kesehatan.  “Walaupun kasus Covid-19 di Kaltim terus menurun, kita harapkan masyarakat  selalu menerapkan pola hidup sehat dan bersih yang dibarengi dengan  protokol kesehatan. Sekali lagi jangan kendor melaksanakan 5M, sehingga kita bisa bebas beraktivitas,” tandasnya. 

Wakil Gubernur juga menyampaikan capaian menggembirakan dalam hal vaksinasi di Kaltim. Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengungkapkan, hingga kini proses vaksinasi atau penyuntikan vaksin pertama  bagi warga telah mencapai angka 40 persen dari target  herd immunity sekitar 70 persen penduduk Provinsi Kaltim.

Sementara untuk vaksin yang kedua sudah mencapai 20 persen.  “Oleh karena itu atas nama Pemprov Kaltim mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kaltim yang antusias ingin mendapatkan vaksin dan ini tentu sangat luar biasa. Kita juga  mengapresiasi   kepada semua pihak penyelenggara  vaksinasi kepada masyarakat. Hal itu  telah membantu program pemerintah dalam percepatan vaksinasi khususnya di wilayah Kaltim,” kata Hadi Mulyadi.

Pemprov Kaltim akan terus mendorong berbagai pihak untuk menggelar acara vaksinasi demi mempercepat herd immunity di wilayah Kaltim.  Kasus Covid-19 di Kaltim saat ini terus melandai dan banyak pasien terpapar Covid-19 yang dinyatakan sembuh.  "Semoga program vaksinasi di Kaltim berjalan lancar dan sukses, sehingga  masyarakat  Kaltim  bisa mencapai target herd immunity  70 persen bisa tercapai di akhir tahun mendatang,” tandasnya.  Hadi Mulyadi menambahkan kebijakan yang telah dilakukan pemerintah, merupakan upaya  untuk menyelamatkan masyarakat  dari penularan Covid-19, yang telah terbukti  menelan ribuan jiwa, tanpa mengenal status maupun usia. 

“Oleh karena itu, saya harapkan kepada semua pihak maupun seluruh lapisan masyarakat dalam melaksanakan  aktivitas, untuk terus waspada  dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar,” tutupnya. (pro)