Pandemi Covid-19 di Kaltim belumlah sepenuhnya melandai. Dalam pekan terakhir, meskipun sudah ada beberapa kabupaten di Kaltim yang masuk zona kuning, namun sebagian besar masihlah merah. Meksipun secara umum terjadi tren penurunan. Oleh karenanya, Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi meminta kepada seluruh masyarakat Kaltim baik yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 maupun yang belum untuk selalu menjaga pola hidup sehat, sehingga  terhindar dari penularan virus corona yang sampai saat ini masih terjadi.

“Semoga kita semuanya sehat, dan saya ingatkan walaupun sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Kita tetap budayakan hidup sehat, rajin berolah raga, makanan yang sehat dan seimbang, istirahat yang cukup,” pesan Hadi Mulyadi Jumat (24/9/2021). Selain  membudayakan pola hidup sehat, kata pria ramah ini, masyarakat juga selalu menjaga hati agar selalu berpikir yang positif, supaya dapat memiliki imunitas, jangan  berpikiran negatif, dan jangan galau.

“Di era pandemi Covid-19 saat ini  pola hidup sehat dan bersih  tak boleh ditinggalkan. Selain itu, menerapkan protokol kesehatan yang berlaku juga sangat dianjurkan, sehingga, penularan virus corona  dapat kita minimalisir,” tandas Hadi. Dikatakan, pola hidup sehat dan  bersih, dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan secara lengkap, akan  menjadi kunci utama dalam menghindari infeksi virus. 

“Kalau budaya hidup sehat dilakukan ditambah lagi dengan pelaksanaan protokol kesehatan, maka kita bisa terhindar dari penularan virus corona. Mari kita tetap taat mematuhi protokol kesehatan,” pinta Hadi Mulyadi.

Terpisah, Gubernur Kaltim Isran Noor menyampaikan apresiasi atas kontribusi dari dunia swasta khususnya perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kaltim dalam upaya percepatan cakupan vaksinasi guna membentuk herd immunity atau kekebalan komunal.  "Semoga dosis vaksinnya terus ada. Karena semangat dan antusias masyarakat untuk vaksinasi cukup tinggi," kata Isran Noor. Dari data yang ada dari total 3,7 juta penduduk Kaltim target cakupan vaksinasi 2,7 juta penduduk atau 70 persen dari total jumlah penduduk. "Saat ini realisasinya sudah hampir 40 persen atau diangka 37 persen. Mudahan terus bertambah, mudahan diakhir tahun sudah tercapai herd immunity," katanya. Gubernur dan Pemprov Kaltim tentu mengucapkan terimakasih kepada tenaga kesehatan. (pro)