Matchweek kedelapan Premier League musim lalu kontra Everton sangat berarti bagi Edinson Cavani. Dalam laga di Goodison Park itulah, Cavani membuka keran golnya bersama Manchester United. Cavani harus menunggu empat laga untuk pecah telur. ”Dari gol itulah (melawan Everton musim lalu, Red), kepercayaan diriku untuk menciptakan gol di Inggris mulai tumbuh,” ungkap Cavani kepada BBC Radio 5 Live ketika itu.

Setelah gol ke gawang Everton, striker timnas Uruguay berjuluk El Matador itu menambah 16 gol lainnya sampai akhir musim 2020–2021. Nahmusim ini Cavani masih seret gol. Selain baru melakoni tiga pertandingan, kedatangan Cristiano Ronaldo menjadikan El Matador hanya tampil sebagai pemain pengganti.

Namun, di Old Trafford malam nanti, ada kans Cavani memburu deja vu seiring lawan United adalah Everton 

(siaran langsung Mola TV pukul 18.30 WIB)
. Cavani sekaligus berkesempatan main starter karena Ronaldo mungkin diistirahatkan atau malah mereka diduetkan sekaligus oleh pelatih United Ole Gunnar Solskjaer.

Menilik performa Cavani sebagai subtitusi selama 15 menit terakhir lawan Villarreal CF di Liga Champions pertengahan pekan lalu (30/9), bomber 34 tahun itu sukses merebut hati fans United. Yaitu, lewat etos kerjanya dalam merebut bola maupun menekan pemain lawan. Bahkan, Cavani rela bermain melebar ketimbang Ronaldo lantaran CR7 telah kehabisan tenaga. Proyeksi awal, Ronaldo yang bermain melebar (ke sisi kiri).

”Saya pernah merasakan menjadi pemain pengganti dan selalu dituntut siap ketika harus diturunkan serta memberikan dampak bagi permainan tim. Peran yang tidak mudah bagi dia (Cavani),” kata Solskjaer dalam pre-match press conference di Carrington tadi malam seperti dikutip Manchester Evening News. (jpc)