Bantu Perecepatan Pemulihan Ekonomi di Kaltim, KKP Serahkan Bantuan Sarana Budidaya Ikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan sarana budidaya ikan untuk kelompok masyarakat di Kaltim. Bantuan tersebut bernilai sekitar Rp 1 miliar yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2021. 

Bantuan tersebut berbentuk sarana budidaya ikan lele sistem bioflok sebanyak lima paket, sarana unit pembenihan ikan sebanyak satu paket dan bantuan benih sebanyak 675 ribu ekor. Bantuan tersebut sudah terdistribusikan ke beberapa lokasi meliputi Balikpapan, PPU, Paser, Berau, Kukar dan Samarinda.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan  Dr TB Haeru Rahayu menyampaikan, bantuan sarana budidaya ikan diharapkan bisa menjadi stimulus dan mambantu masyarakat memulihkan ekonomi yang terdampak covid-19.

Hal tersebut adalah bentuk komitmen nyata KKP yang dipimpin oleh Sakti Wahyu Trenggono untuk mendorong percepatan realisasi program yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat,” terang dia.

Andy Artha Donny  selaku Kepala BPBAT Mandiangin DJPB KKP menyampaikan bahwa bantuan sarana budidaya ikan bioflok diserahkan  untuk 5 kelompok diantaranya Pokdakan Pratama Jaya,  Kab. Berau, Pokdakan Satria Tengarong Seberang Kab. Kutai Kartanegara, Pokdakan Satria Sebulu Kab. Kutai Kartanegara, Yayasan Ponpes Hidayatullah Kota Balikpapan, Pokdakan Berkah Jaya Kabupaten Panajam Paser Utara. (don)