MADRID – MotoGP musim ini sudah berjalan 14 seri. Sejauh ini, pembalap Aprilia Racing Team Gresini Maverick Vinales telah mengoleksi 98 poin. Ambisinya untuk menembus 100 poin pun harus tertunda. Sebab, pada seri ke-15 yang berlangsung pada akhir pekan ini, Vinales memilih absen. Ya, pembalap berkebangsaan Spanyol itu absen pad GP AS di Circuit of the America (COTA), Austin, AS, pada akhir pekan ini.

Vinales masih berkabung setelah Dean Berta Vinales (adik sepupunya) meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tragis di WorldSSP300, di Sirkuit Jerez. Insiden itu terjadi pada Sabtu akhir pekan lalu (25/9). ’’Aprilia Racing Team mendukung keputusan ini (Vinales yang absen di Austin),’’ sebut Aprilia dalam pernyataan tertulisnya terkait keputusan Vinales tersebut.

Vinales, seperti dikutip laman Motorsport, juga mengakui bahwa sepeninggal Dean Berta dia belum bisa mengatur fokusnya di balapan. Makanya dia memilih untuk beristirahat sekaligus menenangkan pikirannya. ’’Jujur, saya sebenarnya ingin menjadikan balapan kali ini jadi tribute untuk sepupu saya, tetapi saat ini saya masih emosional. Itu membuatku sulit move on dan fokus,’’ tutur Vinales yang sempat merasakan podium pertama pada seri pertama di GP Qatar, di Losail International Circuit, Lusail, Qatar. Tapi, saat itu dia masih membela tim Monster Energy Yamaha.

Selain ikatan keluarga, Vinales dan Dean Berta juga sama-sama berada di bawah bendera yang sama pada awal musim, Yamaha. Dean Berta membalap untuk tim Yamaha YZF-R3 pada musim ini. Musim ini sebenarnya jadi musim pertama pembalap yang masih berusia 15 tahun itu di WorldSSP300.

’’Terima kasih kepada Aprilia karena sudah memahami situasi yang saya hadapi saat ini dengan baik dan mau menerimanya,’’ sambungnya. (ren/bas)