BONTANG – Upaya untuk mengejar herd immunity dari Covid-19 kian masif. Pasalnya, Dinas Kesehatan (Diskes) kembali mendapatkan kuota vaksin Sinovac sebanyak 15 ribu vial. Jubir Satgas Covid-19 Adi Permana menjelaskan vaksin ini merupakan alokasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Vaksin kami terima pada 29 September lalu sekira pukul 10.31 Wita. Dan langsung disimpan di Gedung Farmasi Kesehatan,” kata Adi.

Sesungguhnya, kuota ini diperuntukkan bagi pihak yang menggeluti bidang bisnis pariwisata dan ekonomi kreatif. Akan tetapi, Diskes lebih fleksibel dalam penyalurannya. Sebab, sejauh ini sasaran vaksinasi sudah menjangkau seluruh elemen masyarakat. “Remaja kami akan tuntaskan, termasuk masyarakat umum,” ucapnya.

Satu vial vaksin ini berisi satu dosis. Artinya pendistribusian nantinya menyasar 15.000 penerima. Kini, pihaknya juga masih menunggu data sasaran penerima dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang. Terutama bagi pelaku bisnis pariwisata maupun ekonomi kreatif yang belum mendapatkan vaksinasi.

Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bambang Cipto Mulyono menjelaskan, pihaknya telah mengirim surat terkait undangan vaksinasi ke para mitra. Mereka bakal mendata calon penerima vaksin hingga awal pekan depan.

Adapun mitra Dispopar mencakup Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Asosiasi Makanan dan Minuman (Asmami), Ikatan Chef Indonesia (ICA), dan Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita). “Kami sudah bersurat. Ini masih kumpulkan data,” ujar Bambang.

Ia memprediksi jumlah mitra yang divaksin tak terlalu banyak. Mengingat sebelumnya Dispopar telah melakukan vaksinasi bagi mitranya. “Nanti kalau datanya sudah ada, insyaallah baru kami susun teknisnya dan lokasinya di mana. Nanti kami koordinasikan dulu dengan Diskes,” pungkasnya. (*/ak/ind/k15)