KETUA KONI Kaltim Zuhdi Yahya baru saja tiba di Jayapura, kemarin (30/9). Meski dalam keadaan lelah, Zuhdi menolak ketika diarahkan langsung menuju hotel tempat menginap. Zuhdi justru meminta agar dirinya segera diantar ke lokasi sepatu roda bertanding di Arena Sepatu Roda Bumi Perkemahan, Waena.

Didampingi Wakil Ketua IV KONI Kaltim Rusdiansyah Aras dan Wakil Ketua II Sumarlani, Zuhdi langsung menyambangi atlet sepatu roda yang berhasil menyumbang medali emas pertama untuk Benua Etam. Pada kesempatan itu, Zuhdi memberikan apresiasi kepada Anjang Pius Saruman yang sudah berkontribusi emas untuk Kaltim.

Selain itu, dia berterima kasih kepada seluruh kontingen sepatu roda Kaltim karena bisa membuktikan, Kaltim salah satu daerah yang layak diperhitungkan. “Luar biasa sekali karena akhirnya sepatu roda bisa membayar penantian di dua edisi PON. Itu bukti bahwa dengan kerja keras tidak ada yang tidak mungkin,” terang Zuhdi.

Sebagai bentuk penghargaan, Zuhdi Yahya langsung memberikan bonus uang tunai kepada Anjang Pius senilai Rp 30 juta. Bonus tersebut adalah komitmen KONI Kaltim sejak awal bahwa setiap peraih medali emas berhak mendapatkannya. “Seharusnya saya berikan setelah atlet juara. Tapi karena saya baru berada di Jayapura hari ini (Kemarin), jadi saya baru bisa berikan,” imbuh Zuhdi.

Lebih lanjut, Zuhdi berharap, bonus tersebut bisa membakar semangat atlet dari cabang olahraga lainnya. “Semoga dengan adanya bonus ini bisa memberikan motivasi lebih kepada atlet yang akan bertanding,” tuturnya.

Sementara itu, Anjang Pius berterima kasih kepada KONI Kaltim yang memberikan perhatian lebih kepada dirinya. “Senang sekali karena didatangi langsung Ketua KONI Kaltim dan dikasih bonus uang tunai. Harapannya semua atlet Kaltim bisa memberikan yang terbaik untuk daerah,” ucap Anjang.

Untuk diketahui, Anjang Pius adalah peraih medali emas pertama untuk Kaltim dari cabor sepatu roda kelas Individual Time Trial (ITT) 500 meter putra. (don/rom/k8)