GANGGUAN jaringan internet Telkomsel dan IndiHome beberapa hari lalu langsung ditunggangi kabar palsu. Di aplikasi percakapan, muncul kabar bahwa gangguan tersebut disebabkan hiu. Kabar itu dilengkapi video dari rekaman CCTV yang memperlihatkan seekor ikan hiu menggigit kabel bawah laut. Kabel itu diklaim sebagai bagian dari sistem kabel bawah laut Jawa, Sumatera, dan Kalimantan (JaSuKa). 

Inimi pelaku bikin Down jaringan Kabel Telkomsel bawah laut,’’ tulis akun Facebook Nursyahirah Rukyadi kemarin (21/9) sembari mengunggah video hiu menggigit kabel bawah laut. Sebelumnya, video berdurasi 32 detik tersebut diunggah @dinda_ajaaa di aplikasi TikTok (bit.ly/JaringanDown). 

Video hiu menggigit kabel bawah laut itu memang bikin penasaran. Saat ditelusuri menggunakan situs padanan gambar, video tersebut ternyata pernah diulas situs berita The Guardian pada 14 Agustus 2014. Artinya, video itu merupakan kejadian lama dan tidak ada kaitannya dengan gangguan jaringan internet Telkomsel dan IndiHome beberapa hari lalu. 

The Guardian mengunggah video yang sama untuk melengkapi berita berjudul, Google Perkuat Kabel Bawah Laut setelah Digigit Hiu. Menampilkan video pengawasan bawah air seekor hiu yang menggigit kabel laut di kawasan Pasifik, seorang manajer produk cloud mengatakan bahwa Google bekerja dengan perusahaan mitra di seluruh Pasifik untuk memperkuat kabel dengan anyaman seperti Kevlar guna mencegah kerusakan. 

Terkait hiu yang menggigit kabel, muncul spekulasi bahwa hewan tersebut tertarik pada medan magnet yang diciptakan tegangan tinggi yang dibawa melalui kabel. Kabel serat optik membawa data melintasi benua, dalam hal ini melintasi Pasifik, dan merupakan tulang punggung internet. Setiap kabel terbuat dari banyak serat optik individu yang halus, tetapi dapat mengirimkan data hingga sekitar 1 gigabit per detik atau sekitar 100 kali lebih cepat daripada kabel tembaga. Selengkapnya Anda dapat membacanya di bit.ly/OpticGoogle2017

Klarifikasi resmi juga telah dilayangkan Telkomsel. VP Corporate Communication Telkom Pujo Pramono mengatakan, gangguan teridentifikasi berasal dari titik sekitar 1,5 km lepas pantai Batam pada kedalaman 20 meter bawah permukaan laut. 

’’Dengan diketahuinya titik gangguan, kami segera mempersiapkan upaya perbaikan agar secepatnya infrastruktur tersebut dapat berfungsi normal,” katanya. Tak ada bahasan soal gigitan hiu dalam klarifikasi tersebut. Anda dapat membacanya di bit.ly/GangguanDiBatam. (zam/c7/fat/luc/k16)

 

FAKTA

Video ikan hiu yang menggigit kabel bawah laut itu terjadi pada 2014 di bawah perairan Samudra Pasifik. Tidak ada kaitan dengan gangguan jaringan yang dialami Telkomsel dan IndiHome.