JAKARTA - Di tengah jadwal kompetisi yang padat, klub-klub BRI Liga 1 2021-2022 harus kembali dipusingkan dengan pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia. Kemarin (29/9) Pelatih Timnas Shin Tae-yong kembali memanggil 30 pemain. Mereka disiapkan untuk melawan Taiwan di Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023. Hari ini (30/9), pemain mulai dikumpulkan di Jakarta.

Persebaya dan Arema FC kembali menyumbangkan pemain paling banyak. Kedua klub masing-masing menyumbangkan tiga pemain. Dari Persebaya ada nama Ernando Ari, Rachmat Irianto, dan Ricky Kambuaya, sedangkan Arema FC ada Dedik Setiawan, K.H. Yudo, dan Johan Farizi.

Pada pemanggilan sebelumnya, dua tim asal Jawa Timur itu juga menjadi yang terbanyak dengan lima pemain. Dua pemain yang kini tidak dapat panggilan adalah Arif Satria-Rizky Ridho (Persebaya) dan Feby Eka Putra-M. Rafli (Arema FC).

Pelatih Arema FC Eduardo Almeida tidak mau berkomentar soal pemanggilan tersebut. Baginya, dia tidak mau memikirkan itu lebih dulu. ''Kami mau menikmati kemenangan dulu,'' ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago mengaku dilema dengan pemanggilan dua pemainnya yakni Gunansar Mandowen dan Ramai Rumakiek. Di satu sisi, dia dan Persipura bangga jika ada pemain yang mendapat panggilan negara. ''Di sisi lain kami masih membutuhkan tenaga mereka. Lihat sendiri kami kehilangan pemain asing, jika mereka pergi juga ke timnas, tentu sulit bagi Persipura,'' ungkapnya.

Jacksen mengatakan masih akan berdiskusi dengan manajemen Persipura. Jika memang wajib melepas, pria asal Brasil itu meminta Gunansar dan Ramai bisa dipulangkan ke Persipura dulu ketika melawan Madura United pada 3 Oktober mendatang. ''Setelah itu silahkan bawa ke Thailand untuk melawan Taiwan,'' harapnya.

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan juga bakal kerepotan tanpa Fachruddin yang ke timnas. "Tanggal 3 sudah berangkat (pemanggilan timnas). Rasanya (Fachruddin) akan absen satu pertandingan saat melawan Persipura," ujarnya.

Apalagi, saat ini kondisi Jaimerson Xavier kondisinya menurun. Jaimerson juga tidak dimainkan ketika menghadapi PSIS Semarang tadi malam. "Jaimerson mengalami sedikit cedera pada pertandingan sebelumnya (lawan PSS,)," terangnya.

Hingga Rabu pagi, dokter mengatakan kondisinya oke. "Tetapi, saat kami warm up dia merasakan sedikit sakit. Akhirnya kami gantikan dengan Kadek Raditya Maheswara," beberenya.

Ya, jika Fachruddin dan Jaimerson tidak bisa main di laga selanjutnya, tentu ini menjadi kerugian bagi tim. Sebab, stok pemain bertahan menipis. "Kadek bermain dengan sangat baik sekali, walaupun dia merupakan pemain muda, dia dapat membaca situasi. Saya berharap dia terus berkembang," harap RD. (rid/raf/ali)

 

30 Pemain Timnas Indonesia:

Kiper

Nadeo Argawinata (Bali United)

Ernando Ari (Persebaya)

Muhammad Riyandi (Barito Putera)

 

Bek

Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners)

Johan Farizi (Arema FC)

Miftah Anwar (Barito Putera)

Fachruddin Aryanto (Madura United)

Ryuji Utomo (Penang FC)

Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya)

Victor Igbonefo (Persib Bandung)

Vava Mario (Persik Kediri)

Pratama Arhan (PSIS Semarang)

 

 

Gelandang-Winger

Kadek Agung (Bali United)

Adam Alis (Bhayangkara FC)

Evan Dimas (Bhayangkara FC)

Muhammad Rifad (Borneo FC)

Muhammad Firly (Barito Putera)

Syahrian Abimanyu (Johor Darul Takzim)

Ahmad Agung (Persik Kediri)

Ricky Kambuaya (Persebaya Surabaya)

Witan Sulaeman (Lechia Gdansk)

Egy Maulana (FK Senica)

Ramai Rumakiek (Persipura Jayapura)

Hanis Saghara (Persikabo 1973)

Saddil Ramdani (Sabah FC)

Irfan Jaya (PS Sleman)

 

Penyerang

Gunansar Mandowen (Persipura Jayapura)

Dedik Setiawan (Arema FC)

Kushedya Yudo (Arema FC)

Taufik Hidayat (Persija Jakarta)