SAMARINDA - Pemprov Kaltim bersyukur atas penurunan yang signifikan terhadap kasus terkonfirmasi Covid-19 di Benua Etam. Jumlah yang terkonfirmasi positif tiap hari selalu lebih rendah dibandingkan angka kesembuhan.

Per 29 September 2021 sesuai rilis Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, jumlah yang dirawat hanya 1.195 orang. Sebanyak 91 orang terkonfirmasi positif, namun 115 orang dinyatakan sudah sembuh.

"Alhamdulillah terus menurun. Semoga, malah tidak bertambah yang meninggal," sebut Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Padilah Mante Runa.

Menurut Padilah, kesadaran masyarakat untuk Prokes dinilai sangat membantu, sehingga kasus penyebaran dan penularan berkurang bahkan menurun setiap harinya.

Apalagi, Pemprov juga terus berupaya menjalankan program vaksinasi di sejumlah titik di Kaltim.

"Dengan usaha yang dibangun saat ini. Diharapkan Covid segera berakhir," harapnya.

Dia mengingatkan jangan bosan-bosan meningkatkan lagi protokol kesehatan. Karena satu-satunya yang paling mudah dan paling murah untuk memutus penularan yang sudah masif ini adalah berjuang terus memperketat lagi Prokes," kata Padillah.

 Dia melanjutkan, karena tidak ada hentinya penularan ini, jangan sampai selalu membuka peluang virus ini berpesta pora dari manusia ke manusia yang lain. Nah, kalau tidak diberikan kesempatan, maka harus dilakukan prokes.

"Tutuplah pintu penularan dengan memakai Masker. Bunuhlah virus dengan mencuci tangan dengan sabun atau dengan sanitizer. Jangan beri kesempatan loncat dari orang  ke orang, dengan menjaga jarak, menghindari kerumunan. Kalau ini masyarakat serentak disiplin insya Allah virus ini akan punah dan habis karena tidak punya tempat atau kesempatan untuk berkembang biak,"  pungkasnya. (nyc)