BALIKPAPAN – Antusiasme warga Balikpapan untuk mendapat vaksinasi sangat tinggi. Ini menunjukkan masyarakat memiliki kesadaran pentingnya vaksinasi. Bahwa upaya mencegah penyebaran Covid-19, salah satunya melalui vaksinasi sesuai arahan pemerintah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty menuturkan, jumlah antrean calon penerima vaksin di bank data Diskominfo sudah mencapai lebih dari 100 ribu antrean. Seperti diketahui, masyarakat yang ingin mendapat vaksin bisa mendaftar melalui link yang disediakan Diskominfo Balikpapan.

Sehingga setiap kali Pemkot Balikpapan mendapat stok vaksin, calon peserta akan dipanggil sesuai nomor antrean. Dia menjelaskan, setiap kali menggelar vaksinasi tersedia jatah untuk 2.000 – 2.500 orang. Walau memang terkadatang jumlah yang datang tidak sesuai undangan.

“Namun ini karena banyak gerai vaksinasi lain. Mereka yang sudah daftar sebelumnya di bank data telah memanfaatkan vaksinasi di tempat lain,” sebutnya. Dia mengimbau bagi warga yang seharusnya sudah menjalani dosis dua, tetapi telah jatuh tempo atau lewat mohon proaktif.

“Kembali ke tempat penyelenggara dosis pertama atau hubungi dinas kesehatan atau datang ke Dome sebagai area sentra vaksinasi,” tuturnya. Dia menjelaskan, Balikpapan sebagai pintu gerbang Kaltim juga mendapat bantuan vaksinasi yang diselenggarakan di pelabuhan dan bandara.

Tepatnya melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Balikpapan. Mereka memberikan vaksinasi dosis pertama bagi calon penumpang yang ingin berangkat. Sedangkan dosis dua akan dilakukan di tempat tujuan. “Jadi pada daerah pintu gerbang kondisi seperti ini bisa terjadi,” katanya.

Sebagai informasi, cakupan vaksinasi di Balikpapan mencapai 54 persen. Pemkot Balikpapan terus gencar melakukan vaksinasi kepada warga Kota Minyak. Percepatan vaksinasi ini juga turut dibantu berbagai instansi. Baik TNI, Polri, BIN, OJK, Apindo, DPRD Balikpapan, dan sebagainya. (gel)