BALIKPAPAN – Kontes ikan hias kembali digelar di Kota Minyak, Minggu (26/9). Disaksikan oleh para pemilik ikan secara virtual, ratusan ikan cupang dan gupi tampak beradu kecantikan, keanggunan di masing-masing akuarium persegi.

Bertajuk Amazing Borneo, kontes ini digelar di Home Base Betta Stone Head. Tepatnya di kediaman Didi Arianto, yang juga merupakan salah satu breeder di Balikpapan.

Ajang tersebut melibatkan ratusan ikan hias, baik cupang maupun gupi. Untuk ikan cupang ada 415 ekor, dibagi ke 22 tim. Dengan total 80-100 ikan per timnya. Sedangkan untuk gupi, ada 63 ekor.

“Untuk temanya kami pilih Amazing Borneo, karena kita mau angkat segi keindahan warna ikan,” terangnya. Peserta berasal dari seluruh Kaltim. Seperti Berau, Sangatta, Samarinda dan tentu saja Balikpapan. Berbeda dengan kontes ikan gupi, yang tak hanya dari Kaltim, ada pula dari Banjarmasin, Kalsel.

Ikan-ikan hias tersebut, lanjutnya, juga dipertandingkan di kelas-kelas yang berbeda. Di mana ikan cupang ada 35 kelas, dan ikan gupi dibagi ke 10 kelas.

Didi membeber lomba kemarin mestinya menggandeng Balai Karantina Ikan Balikpapan. Untuk memberi edukasi terkait proses pengiriman ikan antarpulau. Pasalnya, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi saat melakukan pengiriman. Misalnya, melampirkan NPWP atau izin usaha.

“Ada beberapa peserta yang memang masih kesulitan dalam hal pengiriman. Jadi, kami ingin memberi edukasi. Tetapi, pihak Balai Karantina berhalangan hadir, dan kami minta bisa mengikuti secara virtual,” jelas dia.

Diakuinya, animo masyarakat saat ini terhadap ikan hias mulai melandai. Tingkat antusiasmenya kembali normal seperti sebelum masa pandemi. Berbeda saat awal masa pandemi, di mana lonjakannya sangat drastis.

Melalui kontes tersebut, Didi ingin menyampaikan kepada para penggemar ikan hias khususnya cupang, agar terus mendalami minatnya. Sebab, dari hobi itu, akan memperkuat tali persaudaraan.

Ke depan, pihaknya akan kembali mengadakan kontes serupa. Rencananya, digelar sebulan satu kali. Ia berharap bisa menggelar event secara nasional, yang memang belum pernah terlaksana. (*/okt/ms/k15)