BALIKPAPAN – Penanganan banjir di Kota Minyak segera berlanjut. Pemkot dan DPRD Balikpapan telah sepakat memberi porsi anggaran penanganan banjir pada APBD Perubahan 2021. Terutama untuk pengendalian banjir di Jalan MT Haryono.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, ada dua fokus pelaksanaan pengendalian banjir daerah aliran sungai (DAS) Ampal. “Drainase sekunder Balikpapan Baru dan drainase sekunder Inhutani di sisi kiri dan kanan Jalan MT Haryono,” katanya.

Sebelumnya, Fraksi Gerindra sempat menyarankan pembangunan bozem sebagai solusi masalah banjir di kawasan MT Haryono. Khususnya, memanfaatkan lahan di belakang kantor Disdukcapil dan depan Universitas Mulia yang dinilai masih cukup luas. Sebab, di sana menjadi area salah satu pusat genangan.

Namun, Rahmad menjelaskan usulan pembangunan bozem di belakang Disdukcapil sudah pernah melalui kajian pada 2019. Namun, hasilnya lokasi lahan tidak direkomendasikan. “Lokasi yang dinilai lebih efektif adalah yang berada di segmen saluran BDS 2,” katanya.

Keseriusan penanganan banjir dibuktikan dengan penyediaan anggaran. Proyek ini termasuk dalam prioritas sesuai visi-misi wali kota.

Ada sembilan prioritas RPJMD 2021-2026. Salah satunya penanganan banjir. Proyek penanganan banjir melalui skema multiyears sebesar Rp 30 miliar.

Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, penanganan banjir menggunakan tahun jamak yang dilaksanakan pada 2021, 2022, dan 2023. Infrastruktur penanganan banjir dengan fokus pembangunan DAS Ampal diperkirakan membutuhkan dana total Rp 150 miliar.

Dia menjelaskan, penanganan banjir dilakukan dengan fokus melihat perbaikan tahap demi tahap. “Penanganan banjir untuk memenuhi visi-misi wali kota, kami sepakat untuk pembangunan salah satunya DAS Ampal tembus ke BSB sebagai prioritas,” ungkapnya.

Menurutnya perbaikan DAS Ampal perlu rencana secara bertahap. Sehingga, dapat sesuai program yang telah disusun instansi terkait. Artinya tidak lepas dari rencana. “Kita akan bangun multiyear, jadi setiap tahun sudah jelas program dan tahapan pembangunan,” tutupnya. (gel/ms/k15)