BALIKPAPAN - Pebiliar asal klub De Ale Samarinda, Sudarman Tahir menjadi yang terbaik pada turnamen 9 Ball Open Handicap Laskar Merah Putih (LMP) yang berakhir Ahad (26/9) malam. Pada final yang berlangsung di RaND Pool & Lounge di Pasar Segar, Balikpapan tersebut, Sudarman atau yang akrab disapa Armand sukses menuntaskan perlawanan Hokky, wakil dari DM Samarinda dengan skor akhir 6-3.

Ke luar sebagai juara, Armand berhak menggondol hadiah utama Rp 25 juta sekaligus piala bergilir LMP yang pertama. Sementara Hokky yang jadi runner up berhak membawa pulang Rp 8 juta. Armand memang tampil apik pada pertandingan final kemarin. Sempat tertinggal 0-2, ketenangan dan permainan konsisten Armand membuat ia mampu berbalik unggul, dan menutup pertandingan dengan skor 6-3.

Dia berharap, tahun depan turnamen ini bisa semakin meriah. Tahun ini, karena bertepatan dengan persiapan PON Papua menyebabkan banyak pemain nasional tidak bisa ambil bagian.

"Semoga tahun depan pemain nasional semakin banyak yang ambil bagian sehingga bisa lebih meriah," kata dia.

Ketua Mada LMP Kaltim Abdulloh yang menutup turnamen menyatakan, turnamen ini bakal menjadi kalender tetap bagi LMP dan POBSI Balikpapan. "Terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu terlaksananya turnamen ini. Termasuk Ketua POBSI Balikpapan Bapak Raymond Nirwan yang sudah memfasilitasi turnamen ini," kata Abdullah.

Sore pada hari yang sama, turnamen dibuka oleh Ketua Harian Mabes LMP H Karmin Laonggeng. H Karmin berharap turnamen serupa ini bisa melahirkan bibit bibit atlet biliar baru.

"Bukan cuma buat Balikpapan dan Kaltim, tapi juga tingkat nasional. Apalagi ada isyarat, LMP akan menggelar ajang serupa dalam skala lebih besar. Bukan cuma tingkat Kaltim, bahkan tingkat nasional," ujar dia.

Ketua Pengkot Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Balikpapan Raymond Nirwan mengaku gembira dengan antusiasme yang ditunjukkan peserta. "Semoga tahun depan kita bisa menggelar yang lebih besar," ungkap dia. (hul)