BALIKPAPAN - Rencana pemberlakuan syarat sertifikat vaksin untuk pengunjung pusat perbelanjaan terus dalam persiapan.  Salah satunya caranya pemerintah kian gencar meningkatkan kegiatan vaksinasi bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, pihaknya sudah melakukan vaksin kepada semua karyawan mal di Kota Beriman. Begitu pula vaksinasi kepada masyarakat sebagai konsumen atau pengunjung pusat perbelanjaan. 

"Vaksin sudah digencarkan ke semua lapisan, jadi masyarakat silakan segera daftar dan datang," ungkapnya. Perempuan yang akrab disapa Dio ini memperhatikan, setiap kali menggelar vaksinasi, jumlah yang datang tidak seluruhnya penuh sesuai target undangan. 

"Misalnya yang dipanggil 2.000 orang, tapi yang datang hanya sekitar 1.500 orang," katanya. Namun mereka yang tidak datang juga dengan berbagai alasan. Ada yang karena sakit, terkonfirmasi positif, dan sebagainya. 

"Jadi bagi masyarakat segera datang, mumpung vaksin banyak dan penyelenggara banyak membantu," tuturnya. Bahkan untuk membantu percepatan vaksinasi, Polres, TNI, hingga Apindo juga mengisi vaksinasi di mal. 

Seperti vaksinasi yang berlangsung pada Minggu, (19/9). Pertama di Plaza Balikpapan sasaran 1.000 orang yang dilaksanakan oleh TNI. Plaza Balikpapan bersama Kodam VI Mulawarman dan IWAPI melaksanakan vaksinasi bagi karyawan tenant pusat perbelanjaan tersebut.

Rencananya Apindo akan menggelar kembali vaksinasi sebanyak 500 dosis di Dome, pekan depan. Kemudian, vaksinasi di Plaza Muara Rapak yang dilaksanakan  Apindo dan Puskesmas Muara Rapak, Minggu (19/9). "Sasarannya 400 pedagang atau UMKM," tuturnya.

Menurutnya, jika konsumen yang masuk mal saja diwajibkan sudah vaksin. Tentu pekerja di mal harus mendapat vaksin lebih dahulu. Mengingat pekerja yang berada di mal melayani konsumen, ibaratnya mereka adalah tuan rumah.

Kini hal yang tak kalah penting, Dio mengimbau agar masyarakat bisa segera mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi. Sebab nantinya untuk masuk mal membutuhkan pemeriksaan dari aplikasi tersebut.  "Karena untuk mengecek riwayat semua dari aplikasi itu," tutupnya. (gel)