BALIKPAPAN – Upaya percepatan vaksinasi pelajar terus berjalan di Kota Beriman. Termasuk bantuan dari instansi lain yang berperan memberikan vaksin. Contohnya vaksinasi pelajar di SMP 12 Balikpapan yang berlangsung Senin (6/9). Kegiatan ini merupakan bantuan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Balikpapan.

Siswa datang memakai seragam putih biru mengantre dengan tertib. Vaksinasi berjalan melewati empat tahap. Pertama mereka berada di ruang tunggu untuk mendapat giliran panggilan. Setelah itu, siswa masuk ke meja pendaftaran. Lalu dilanjutkan ke tahapan screening, vaksin, hingga observasi.

Kepala KKP Kelas II Balikpapan dr Zainul menyebutkan, pihaknya ikut berkontribusi terhadap vaksinasi dengan sasaran anak sekolah. Khususnya yang masuk dalam wilayah Puskesmas Telaga Sari. “Berdasarkan data puskesmas, ada sekitar 4.000 anak yang belum vaksin di wilayah Puskesmas Telaga Sari,” katanya.

Sehingga KKP dengan ketersediaan vaksin yang ada berupaya membantu. Pihaknya menyiapkan total 4.000 dosis sesuai kebutuhan vaksinasi pelajar di wilayah Telaga Sari. “Semoga kebutuhan berikutnya termasuk untuk penyuntikan kedua bisa tersedia dari KKP juga,” tuturnya.

Dia pun berharap, adanya vaksinasi ini bisa bermanfaat bagi pelajar. Sehingga membantu mereka dalam pelaksanaan PTM dengan aman. Selain memberi bantuan kepada siswa, KKP juga membuka sentra layanan vaksinasi untuk calon penumpang pesawat dan kapal.

Tersedia sekitar 300 dosis vaksin per hari. Di antaranya untuk penumpang pesawat 200 dosis dan kapal 100 dosis. Bahkan pihaknya juga membuka layanan untuk masyarakat umum di kantor KKP. Layanan ini bisa dinikmati warga KTP non Balikpapan.

Zainul memahami cakupan vaksinasi di Pemkot Balikpapan masih kurang. Sementara animo masyarakat begitu besar. “Supaya adil layanan vaksin di Sepinggan kita buka online setiap hari lewat link dari pukul 09.00 sampai kapasitas terpenuhi,” ucapnya. Bantuan vaksinasi dari KKP ini disambut baik oleh Pemkot Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud turut hadir meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMP 12, kemarin. Dia mengatakan turut gembira dan mengapresiasi bantuan dari KKP sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dia bersyukur, saat ini tren perkembangan kasus sudah mulai menurun dalam beberapa hari terakhir.

Rahmad menambahkan, semoga bantuan dari KKP bisa membantu mempercepat vaksinasi bagi siswa. Sehingga bisa secepatnya 100 persen siswa telah mendapat vaksin. “Terima kasih atas partisipasi KKP membantu anak sekolah dan mereka non KTP Balikpapan yang mau melakukan perjalanan baik udara dan laut,” tuturnya.

Rahmad bercerita, tak sedikit orangtua yang bertanya melalui WhatsApp maupun Instagram tentang kapan PTM bisa terlaksana. “Saya juga sebenarnya mau buka (PTM), tapi bahaya karena mudharatnya lebih banyak. Belum semua siswa sudah vaksin, apalagi SD,” imbuhnya. 

Pun jika terlaksana, PTM akan dilakukan bertahap seminggu sekali. Sebab jangan sampai ada klaster pelajar. Mengingat meski sudah mendapat vaksin, seseorang masih bisa terpapar Covid-19. 

Dia mengatakan, protokol kesehatan lebih utama untuk melindungi dan mencegah diri terpapar virus. “Bagi siswa juga kalau belajar pakai masker. Tetap semangat belajar dan jaga silaturahmi,” pungkasnya. (gel)