BALIKPAPAN-Turnamen pickleball bertajuk Balikpapan Open yang berlangsung di Lapangan Tenis Manuntung, Balikpapan, sejak 5 September kemarin akhirnya tuntas.

Di nomor ganda putra, Anna Mufaris dan Kristian Adinata sukses menggondol gelar juara. Sementara pada nomor ganda putri dan campuran masing-masing dimenangkan oleh Erna Sanusi / Erni Samsyiah dan Gani Kristianto/Taradita.

Ketua Pengkot Indonesia Pickleball Federation (IPF) Balikpapan Sandi Ardian mengaku puas dengan jalannya turnamen ini. 

"Alhamdulillah, di tengah keterbatasan karena pandemi, turnamen ini masih bisa terlaksana dengan baik," kata Sandi selepas menyaksikan partai final ganda putra, Sabtu (25/9).

Dia juga mengapresiasi dukungan dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) dan Pengprov IPF, sehingga turnamen ini bisa terlaksana dengan baik.

Sandi mencatat, ada sekitar 40 pasangan yang terlibat pada setiap kategori pertandingan. Ini menunjukkan bahwa olahraga pickleball di Kota Beriman sudah sangat berkembang.

"Bahkan jika tidak dibatasi karena pandemi, kami yakin jumlahnya bisa lebih banyak," imbuh laki-laki yang juga anggota DPRD Balikpapan ini.

Kabid Olahraga DPOP Balikpapan M Norhan menyebut, turnamen pickleball kali ini merupakan rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) garapan DPOP Balikpapan.

"Semoga ke depan olahraga pickleball bisa semakin berkembang pada masa depan," harap Norhan.

Sekretaris Pengprov IPF Kaltim Pargianto menyebut perkembangan olahraga pickleball memang cukup cepat.

"Olahraga ini memang mudah dan menyenangkan, makanya banyak yang tertarik," kata dia.

Balikpapan, kata Pargianto jadi salah satu daerah dengan perkembangan yang menjanjikan. Sampai saat ini saja sudah ada 35 lapangan pickleball yang tersebar di Kota Beriman. Belum lagi tambahan empat lapangan dari pemerintah.

Selanjutnya, atlet pickleball Kaltim bakal berlaga pada Indonesia Open di Padang Pariaman, Desember mendatang. "Sudah ada 15 pasangan yang mendaftar," ujar dia. (hul)