SEBARAN zona merah Covid-19 di Kota Balikpapan terus berkurang. Data Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan menyebutkan, dari enam kecamatan, kini menyisakan dua kecamatan lagi dengan jumlah kasus aktif di atas 50 kasus. Yakni Balikpapan Utara dan Balikpapan Selatan.

Dua kecamatan itu, masuk zona merah dengan tingkat risiko penularan tinggi. Secara umum, Kota Balikpapan masih berstatus zona merah berdasarkan penilaian Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim. Hingga kemarin (23/9), jumlah kasus dilaporkan sebanyak 37.873 kasus, lalu 35.753 kasus sembuh, dan 1.863 kasus meninggal dunia. Dalam beberapa hari terakhir, angka penambahan kasus aktif di Kota Balikpapan relatif melandai. Dengan jumlah penambahan kurang dari 40 kasus per harinya. Sementara jumlah pasien sembuh, mencapai dua kali lipatnya.

Walau masih berstatus zona merah di Kaltim, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, hanya Balikpapan Utara dan Balikpapan Selatan yang menyandang status zona merah. Sementara empat kecamatan lainnya, yakni Balikpapan Barat, Balikpapan Kota, Balikpapan Tengah, dan Balikpapan Timur sudah berstatus zona oranye. Dengan jumlah kasus berkisar 26-50 kasus.

Dia menegaskan, pemerintah memberikan atensi khusus terhadap Kecamatan Balikpapan Utara dan Balikpapan Selatan. Mulai camat, lurah, dan khususnya RT setempat, diminta giat mengedukasi masyarakatnya. “Kami minta, khususnya kepada RT untuk lebih aktif lagi memberikan pengawasan di daerahnya. Dan juga menyampaikan agar terus melaksanakan prokes (protokol kesehatan),” pesan dia.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan, secara indikator kesehatan yang meliputi lima parameter, yakni tingkat kematian sebesar 4,92 persen, tingkat kesembuhan sebesar 94,12 persen, tingkat kasus aktif 54,14 persen/1.000 penduduk, tingkat keterisian tempat tidur (BOR/bed occupancy ratio) ICU rumah sakit sebesar 20,5 persen, tingkat keterisian (BOR) ruang isolasi sebesar 7,08 persen, dan positivity rate (proporsi tes positif) sebesar 3,44 persen, Kota Balikpapan sudah memenuhi syarat untuk penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dari level 4 menjadi level 3. Bahkan angka rasio penularan atau R nought (Ro) Kota Balikpapan, pada pekan terakhir ini 0,63.

“Kalau dari indikator capaian kesehatan, semua sudah memenuhi. Tapi pada konferensi pers hasil ratas (rapat terbatas) presiden memutuskan, ada 10 kabupaten/kota tetap di (PPKM) level 4. Termasuk Balikpapan. Bahwa alasannya karena pertimbangan aglomerasi, jumlah penduduk, dan vaksinasi,” kata kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Balikpapan ini. Khusus istilah aglomerasi, diungkapkan perempuan yang akrab disapa Dio ini, pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak. Mengingat Balikpapan memang menjadi daerah perlintasan masyarakat di Kaltim.

“Kukar (yang juga masih PPKM Level 4) juga demikian. Banyak sekali pekerja tambang bolak-balik dari luar daerah di sana. Dan Kukar juga berbatasan dengan lebih banyak kabupaten/kota lain,” imbuhnya. Akan tetapi, mengenai capaian vaksinasi di Kota Balikpapan, hingga kemarin telah mencapai 51,8 persen. Dan khusus indikator tambahan ini, juga telah memenuhi syarat untuk penurunan level PPKM di Kota Balikpapan. Dari PPKM Level 4 menjadi PPKM Level 3.

“Kita tunggu saja pada pengumuman 4 Oktober, nanti. Karena penilaian evaluasi level (PPKM) per 2 minggu. Dan menurut kami, untuk indikator kesehatan sudah tercapai. Tinggal bagaimana mewaspadai untuk tidak terjadi kenaikan lagi,” pungkas dia. (kip/riz/k16)

 

GRAFIS DAMPING--

Ketersediaan Ruang ICU Covid-19 dan Ruang Isolasi Covid-19

Ruang ICU Covid-19 Ruang Isolasi Covid-19

Rumah Sakit Jumlah Terisi Sisa PICU/NICU Terisi Sisa Jumlah Terisi Sisa

RS Kanujoso Djatiwibowo 29 5 25 2 1 1 250 19 231

RSUD Beriman 6 1 5 - - - 76 4 72

RS Siloam 7 2 5 - - - 82 4 77

RS Pertamina Balikpapan 14 4 10 - - - 96 14 82

RS Dr. R Hardjanto 6 - 6 - - - 74 3 71

RS Restu Ibu 1 - 1 - - - 39 2 37

RS Bhayangkara 1 - 1 - - - 87 6 81

RS Balikpapan Baru - - - - - - 10 - 10

RS Hermina 4 - 4 - - - 30 - 30

RS Tk. IV Lanud Dhomber - - - - - - 8 2 6

RS Medika Utama Manggar - - - - - - 10 - 10

Total 68 12 56 2 1 1 762 54 707

 

Keterangan Kondisi Ruangan :

- Pada ruang isolasi di RS Kanujoso Djatiwibowo, ada dua tempat tidur yang tidak bisa digunakan. Lalu ada dua tempat tidur bayi/anak. Dan total IRD, ada 30 orang, namun tidak terisi.

- Tempat tidur pada ruang isolasi RSUD Beriman sebanyak 30 tempat tidur, ibu kebidanan sebanyak 13 tempat tidur, perina (ruang perawatan untuk bayi yang baru lahir, dengan kondisi yang kurang baik) sebanyak 6 tempat tidur, dan transisi sebanyak 18 tempat tidur.

- Pada ruang ICU Covid-19 non ventilator di RS Balikpapan Baru sebanyak empat tempat tidur. Sedangkan yang terisi sebanyak satu tempat tidur, dan menyisakan tiga tempat tidur.

- RS Tk. IV Lanud Dhomber khusus untuk TNI dan keluarga TNI

Sumber: Diskes Balikpapan

Berdasarkan data hingga 23 September 2021