SAMARINDA–Selesai sudah rangkaian pelaksanaan uji seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dimulai sejak Rabu (15/9) hingga kemarin (22/9). Tercatat 1.642 pelamar mengikuti agenda baik dari pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS), serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Selanjutnya, mereka menanti pengumuman kelulusan untuk mengikuti tahap selanjutnya, yakni seleksi kompetensi bidang (SKB) yang terjadwal 17–18 Oktober mendatang.

Kabid Perencanaan dan Promosi Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Samarinda Sofyan Adi Wijaya mengatakan, dalam pelaksanaan SKD ada beberapa kejadian. Salah satunya jaringan yang sempat down akibat kendala teknis dari provider penyedia layanan internet pada Minggu (19/9). Saat itu, sesi pertama yang seharusnya dimulai pukul 08.00 Wita, mundur ke pukul 14.00 Wita, waktu rampung ujian yang biasanya pukul 17.10 Wita, hingga pukul 23.00 Wita. ”Alhamdulillah tidak perlu penjadwalan ulang, sehingga agenda sudah selesai,” ucapnya.

Perincian peserta yang hadir selama pelaksanaan yakni untuk jalur CPNS dari 1.892 orang hanya dihadiri 1.586 pelamar, sedangkan jalur PPPK dari 58 pelamar, yang hadir 56 pelamar. Sebanyak lima pelamar dari CPNS mengajukan penjadwalan ulang karena harus menjalani isolasi mandiri akibat terkonfirmasi Covid-19. “Khusus lima orang akan mendapat jadwal ulang dari BKN. Tetapi biasanya dipusatkan di UPT BKN di Balikpapan,” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk pengumuman lolos SKD, pihaknya menunggu rekonsiliasi data dari BKN tentang hasil ujian. Selanjutnya, setelah mendapat hasil, akan diumumkan melalui website bkppd.samarindakota.go.id. “Termasuk kepastian jadwal pelaksanaan SKB juga akan menanti informasi dari BKN. Sedangkan untuk lokasi pelaksanaan di Samarinda tetap sama, di kampus STMIK Widya Cipta Dharma,” tutupnya. (dns/dra/k8)