TAMPIL sebagai supersub (mencetak gol kemenangan sebagai pemain pengganti) di London Stadium (19/9), gelandang serang Manchester United Jesse Lingard gagal mengulangnya di Old Trafford (23/9). Bukan karena Lingard tampil sejak menit awal, melainkan karena aksinya selalu jadi sasaran untuk diredam oleh pemain West Ham.

Pemain The Hammers seolah tidak mau lagi membiarkan Lingard mempermalukan mereka seperti di London Stadium. Sebagai pemain yang pernah menjalani peminjaman bersama West Ham musim lalu dan bersinar, Lingard tentu ancaman bagi klub asal London Timur tersebut.

Kapten sekaligus gelandang West Ham Mark Noble termasuk yang sukses menggagalkan aksi Lingard untuk kembali jadi pembeda. Pada menit ke-12, Noble yang gagal menghadang Lingard kemudian menarik jersey bagian belakang JLingz –julukan Lingard.

Insiden itu terjadi dalam kotak penalti dan wasit Jonathan Moss tidak berada jauh dari area tersebut. Tetapi, wasit mengabaikan klaim penalti oleh Lingard. ”Tentu tidak (pelanggaran, Red), justru diving (oleh Lingard, Red),’’ kelit Noble kepada Sky Sports.

Bahkan, Noble menganggap Lingard tidak lagi pemain seperti yang dikenalnya di West Ham. ”Dia tidak pernah melakukan itu (diving, Red) ketika berada di tempat kami,” imbuh gelandang 34 tahun tersebut.

Berbeda dengan Noble, tactician United Ole Gunnar Solskjaer menilai insiden itu layak berbuah penalti. Solskjaer kemudian balik menyindir Noble yang gagal saat mengeksekusi penalti pada pengujung laga di London Stadium. Kegagalan Noble membuyarkan asa West Ham untuk meraih hasil seri 2-2.

”Mark (Noble) tidak beruntung sebelumnya (di London Stadium, Red). Tapi, dengan apa yang dilakukannya kepada Jesse hari ini (kemarin, Red), dia jelas beruntung,’’ tutur Solskjaer. (ren/c17/dns)