Bos UFC Dana White mengkritik keras promotor Showtime yang gegabah mempertemukan Saul ”Canelo” Alvarez dan Caleb Plant dalam satu panggung tanpa penjagaan yang ketat.

Insiden dalam jumpa pers jelang pertarungan tersebut berujung adu jotos antara keduanya di atas panggung. ‘’Sudah berapa tahun sih mereka berada dalam bisnis ini?,’’ ujarnya. ‘’Sampai-sampai mereka membiarkan dua orang pertarung bertatap muka dengan sangat dekat dalam satu panggung tanpa ada satu pun orang di sana,’’ kritiknya. White memang dikenal sebagai kritikus keras Showtime sebagai promotor tinju berkelas dunia.

‘’Tidak ada yang lebih tolol lagi daripada yang mereka (Showtime) lakukan hari ini (kemarin),” kritiknya.

”Mereka mengambil risiko terlalu besar dengan membiarkan salah satu bintang tinju terbesar di dunia (terluka), dengan membiarkan mereka berada dalam situasi tidak aman,’’ tegasnya.

Duel perebutan sabuk juara dunia kelas menengah super antara Saul ”Canelo” Alvarez dan Caleb Plant sendiri baru akan berlangsung 6 November mendatang. Duel itu berlangsung di Las Vegas. Sedangkan insiden adu jotos tersebut terjadi dalam konferensi pers di Beverly Hilton Hotel, Beverly Hills, Amerika Serikat (AS) kemarin. Kejadian tersebut berlangsung secara spontan. Canelo dan Plant yang sedang bertatapan di tengah panggung awalnya terlibat adu mulut.

Tiba-tiba Canelo mendorong Plant dengan dua tangannya. Aksi itu sontak membuat Plant refleks. Dia melayangkan pukulan yang mengenai pelipis mata sebelah kanan Canelo. Canelo lantas membalas pukulan itu sebelum akhirnya petugas sekuriti memisahkan keduanya.

Setelah kejadian tersebut, konferensi pers masih dilanjutkan dengan langsung menggelar sesi tanya jawab. Pada kesempatan itu, Canelo menyebut dirinya tersulut emosi karena Plant menghina ibunya. ”Dia boleh mengatakan apa pun tentang aku. Tapi tidak dengan ibuku,” ucap Canelo seperti dilansir AFP. ”Dia kemudian memukulku dan aku membalas,” tambah petinju asal Meksiko tersebut. Plant di sesi konferensi pers sempat menyulut keributan lagi dengan menyebut Canelo sebagai petinju curang.

Itu merujuk pada kejadian Canelo yang dinyatakan positif doping lantaran darahnya mengandung steroid pada 2018. ”Kamu pengguna obat dan penipu. Dasar penipu,” kata Plant saat itu. Canelo lantas membalasnya dengan mengatakan Plant hanya mencari perhatian dari dirinya. ”Jangan membuat-buat alasan di luar konteks pertandingan,” balas Canelo.

Akibat adu jotos tersebut Plant mengalami robek kecil di bawah mata kanannya.  Laga tersebut adalah duel unifikasi. Canelo datang dengan membawa sabuk juara dunia kelas menengah super versi WBA, WBC, dan WBO. Sementara itu, Plant datang dengan membawa sabuk juara dunia versi IBF.

Sejauh ini, Canelo punya rekor 56 menang (38 KO) dan sekali kalah. Dia juga tercatat menang beruntun di delapan duel terakhir. Tiga bulan lalu Canelo menambah sabuk juara dunia versi WBO setelah mengalahkan Billy Joe Saunders. (jpc)