Conrad Egan-Riley, Finley Burns, Luke Mbete-Tabu, dan Josh Wilson-Esbrand. Catat nama mereka baik-baik karena siapa tahu dalam beberapa tahun ke depan, mereka jadi pemain top. Ya, kuartet empat bek asli Inggris dari tim U-23 itu secara mengejutkan dipercaya Pep Guardiola sebagai starter Manchester City dalam laga putaran ketiga Piala Liga kontra Wycombe Wanderers di Etihad Stadium kemarin (22/9).

Selain mereka, masih ada gelandang Romeo Lavia yang turun starter dan gelandang James McAtee sebagai pemain pengganti. Bagaimana performa mereka? Sempat grogi di awal dan kebobolan dulu, City kemudian mencetak setengah lusin gol ke gawang klub kasta ketiga (League One) tersebut.

Kuartet bek yang berusia 18 tahun (hanya Mbete-Tabu yang 19 tahun, itu pun baru genap empat hari lalu) mungkin dengan mudah disebut sebagai gambling dari Pep. Apalagi melihat ajang dan lawan yang dihadapi. Tetapi, seperti ditulis Manchester Evening News, kuartet bek muda The Citizens itu tidak terjadi secara tiba-tiba. Mereka sudah matang sejak musim lalu ketika Manchester City EDS (City U-23) masih ditangani Enzo Maresca.

Mereka kompak baru promosi dari City U-18 semusim sebelumnya. ”Enzo (Maresca, Red) mengatakan bahwa mereka memiliki koneksi yang sudah terjalin bagus sehingga sayang seandainya tidak memainkan mereka sekaligus,” kata Pep.

Maresca yang berasal dari Italia lumayan berhasil menanamkan poin-poin dasar pertahanan tangguh bagi Egan-Riley, Burns, Mbete-Tabu, dan Wilson-Esbrand. Meski musim ini Maresca balik ke Italia untuk menangani Parma Calcio 1913 di Serie B, warisan mantan gelandang era 2000-an itu tetap terjaga. ”Menjalani tahun-tahun secara bersama telah menguatkan kami. Satu sama lain sudah seperti saudara,” ucap Burns.

Kebersamaan Burns dkk terlihat sesaat setelah laga usai. Mereka memilih bersantai di pinggir lapangan Etihad Stadium karena saling menunggu temannya selesai diwawancara. ”Aku harus berterima kasih kepada akademi. Semua pemain yang berasal dari sana selalu punya motivasi ekstra karena mereka sangat mencintai klub ini,” beber Pep kepada BBC. ”Juga wujud cinta kepada orang tua yang sudah mengizinkan mereka berproses bersama tim ini,” pungkasnya. (jpc)