BARCELONA – FC Barcelona setelah kepergian Lionel Messi ternyata lebih mengkhawatirkan di lini pertahanan ketimbang di lini serang. Tim asuhan Ronald Koeman itu selalu kebobolan dalam empat laga awal mereka musim ini. Paling mencolok adalah ketika keok tiga gol tanpa balas oleh Bayern Muenchen di Liga Champions (15/9).

Jika kembali bobol pada jornada kelima La Liga melawan Granada CF di Camp Nou dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1 pukul 02.00 WIB), maka itu jadi lima awal laga terburuk Barca selama 15 musim terakhir.

Ada beberapa faktor yang membuat pertahanan Barca rapuh di awal musim ini. Yang pertama karena bek senior (34 tahun) Gerard Pique masih terlalu diandalkan. Di usia yang semakin veteran, Geri –sapaan akrab Gerard Pique – jelas butuh bantuan seorang partner yang solid.

Eric Garcia, alumnus La Masia berusia 20 tahun, yang ”dipulangkan” dari Manchester City ternyata masih butuh waktu untuk nyetel. Terlebih, Garcia melakoni musim panas yang melelahkan bersama timnas Spanyol di Euro 2020 lalu Spanyol U-23 di Olimpiade Tokyo.

Koeman pun coba menyiasati kelelahan Garcia dengan mengubah skema empat bek menjadi tiga bek. Geri didampingi dua bek sekaligus, Ronald Araujo dan Garcia, seperti saat lawan Bayern. Tapi, tetap saja sulit bagi benteng Barca untuk tidak kebobolan.

Koeman juga tidak punya opsi lain lantaran dua bek Prancis, Clement Lenglet maupun Samuel Umtiti, belum pernah lagi menampilkan performa bagus. Hal itulah yang memicu rumor bahwa Tintin –sapaan akrab Koeman – menginginkan kedatangan pemain Belanda lainnya musim ini, yakni bek Juventus Matthijs de Ligt. Musim ini Barca sudah mendaratkan dua striker Belanda, Memphis Depay dan Luuk de Jong.

Problem lain di pertahanan Barca datang dari sektor penjaga gawang. Kiper Marc-Andre ter Stegen baru bisa tampil di dua laga terakhir. Itu lantaran dia baru pulih dari cedera lutut. Ter Stegen pun sudah kemasukan empat gol. Lebih banyak ketimbang Neto yang jadi subtitusi Ter Stegen di dua laga awal seiring kemasukan tiga gol.

”Saatnya kami membenahi pertahanan karena kami punya kualitas untuk bisa lebih baik,” kata bek kanan Barca Sergino Dest kepada Diario AS. Dest absen saat lawan Bayern karena masalah engkel.

Granada CF yang dihadapi di Camp Nou dini hari nanti bisa jadi ancaman nyata bagi pertahanan Barca. Musim lalu, Nazaries sukses mempermalukan Barca 2-1 di Camp Nou (30/4). Semusim sebelumnya, ketika baru promosi ke La Liga, Granada CF juga sempat mengalahkan Barca 2-0 di kandang mereka.

Seperti Barca, musim ini gawang Granada CF juga sudah kemasukan 7 gol dalam empat laga La Liga. ”Situasi apa pun yang dialami Barca saat ini, mereka tetap tim tangguh dan sebuah tantangan besar untuk mendapatkan poin di Camp Nou,” beber striker Granada CF yang memiliki nama sama dengan mantan striker Barca, Luis Suarez, di laman resmi klub. (io/dns)

 

Line up ---

 

FC Barcelona (4-3-3): 1-Ter Stegen (g); 2-Dest, 4-Araujo, 3-Pique, 31-Balde; 20-S. Roberto, 5-Sergio Busquets (c), 21-Frenkie de Jong; 14-Coutinho, 17-Luuk de Jong, 9-Memphis

Pelatih: Ronald Koeman

Jersey pemain: Biru-merah (kandang)

Jersey kiper: Hijau

 

Granada CF (3-5-2): 1-Maximiano (g); 22-Duarte, 6-German (c), 18-Abram; 2-Arias, 4-Gonalons, 19-Montoro, 14-Monchu, 15-Neva; 9-L. Suarez, 11-Machis

Pelatih: Robert Moreno

Jersey pemain: Putih lengan motif

Jersey kiper: Kuning

 

Wasit:

Santiago Jaime Latre

 

Stadion:

Camp Nou, Barcelona

 

Siaran Langsung:

beIN Sports 1 pukul 02.00 WIB

 

Asian Handicap 0:1 1/2

 

----------------

 

Statistik Kebobolan Barca

dalam Empat Laga Awal

 

Musim Kebobolan

2021–2022 7

2020–2021 2

2019–2020 7

2018–2019 3

2017–2018 5

2016–2017 2

2015–2016 9

2014–2015 0

2013–2014 1

2012–2013 6

2011–2012 4