JAKARTA – Program BBM Satu Harga yang dimulai pada 2017 terus berkembang. Kini total ada 297 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari total itu, 287 lokasi dikelola oleh Pertamina.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menuturkan, ketersediaan energi yang terjangkau sangat penting untuk mendorong perekonomian masyarakat. ”Kita membangun infrastruktur energi terjangkau yang bisa dinikmati dan dimanfaatkan masyarakat sehingga dapat mendorong produktivitas dan perekonomian di daerah tersebut,’’ ujarnya pada peresmian serentak 17 lembaga penyalur BBM Satu Harga.

Pemerintah, lanjut Arifin, juga mengapresiasi Pertamina dan seluruh pihak terkait yang mengawal program tersebut. Pihaknya juga telah meresmikan 17 titik terbaru BBM Satu Harga yang diharapkan bisa membantu seluruh rakyat Indonesia.

Arifin menyebutkan, ditargetkan ada 583 lembaga penyalur BBM Satu Harga hingga 2024. Tantangan untuk mewujudkan energi berkeadilan disebutnya masih cukup besar. ’’Jadi, masih diperlukan 80–100 titik per tahun. Ini perlu upaya keras dan tentunya dengan tantangan penyaluran yang tidak mudah ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T),’’ tambah mantan Dubes RI untuk Jepang itu.

Kepala BPH Migas Erika Retnowati menambahkan, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk memastikan dan menjamin penyaluran energi. Terutama ketersediaan BBM yang terjangkau di seluruh pelosok negeri.

Erika memerinci, Juni lalu diresmikan secara serentak 27 titik BBM Satu Harga di Pontianak. Dengan penambahan kembali 17 titik lembaga penyalur, total ada 44 titik yang terbangun dari target 76 penyalur pada 2021. ’’Kami harap Pertamina dapat mengakselerasi pembangunan lembaga penyalur BBM Satu Harga sehingga target kita bersama dapat tercapai,’’ kata Erika.

Direktur Logistik & Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Mulyono mengatakan bahwa Pertamina sebagai perusahaan milik negara selalu berperan aktif dalam peningkatan perekonomian dan pemerataan akses energi berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia. Salah satunya tecermin dalam pembangunan lembaga penyalur BBM Satu Harga di wilayah 3T yang dijalankan sejak 2017.

Adapun 17 titik BBM Satu Harga yang diresmikan, antara lain, berada di Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Papua Barat, dan Papua. (dee/c6/dio)