DRAINASE yang sempit di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Bukuan, rencananya diperlebar. Pelebaran ini dilakukan setelah pihak Kelurahan Bukuan diberikan tanah hibah oleh Pelabuhan Samudera Palaran (PSP).

Tanah seluas 3x500 meter yang diwakafkan ini berada tepat di saluran drainase utama Kelurahan Bukuan yang mengarah langsung ke Sungai Mahakam. Saluran yang ada saat ini dianggap kurang memadai.

Sebab, saat musim hujan tiba, tak jarang air meluber ke badan jalan. Direncanakan drainase utama yang mengarah langsung ke Sungai Mahakam akan diperlebar seluas 3,5 meter dengan kedalaman 2 meter.

“Rencananya dibenahi dari jalur simpang empat sampai tembus ke Mahakam. Untuk yang sekarang luasnya sekitar 3 meter tapi kurang dalam. Ini untuk mengurangi dampak dari banjir,” Kata Plt Lurah Bukuan, M Yulian Mustofa.

Walau pemantau lapangan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah dilakukan, rupanya masyarakat harus bersabar dahulu. Sebab, pengerjaan tak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

“Kami masih menunggu jadwal dari PUPR, kami sudah mengirimkan surat, nanti pasti dijadwalkan (pengerjaan drainase),” kuncinya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Samarinda Hero Mardanus mengatakan telah menerima pengajuan pembenahan saluran drainase Kelurahan Bukuan. Namun, dalam realisasinya direncanakan berjalan tahun depan.

Sebab, baru akan diajukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022. “Sudah kami terima pengajuannya, dibuatkan dulu rancangannya. Untuk realisasinya ya nanti masuk di APBD 2022," singkatnya. (*/dad/kri/k8)