ISTANBUL – Kehilangan Jadon Sancho yang diboyong Manchester United sempat dikhawatirkan bakal mereduksi produktivitas Erling Haaland musim ini. Sebab, koneksi dua pemain tersebut di Borussia Dortmund memang terjalin dengan sangat klop.

Hanya, kalau melihat kemenangan 2-1 BVB –sebutan Borussia Dortmund– di kandang Besiktas, kekhawatiran itu perlu dibuang jauh-jauh. Klub berjuluk Die Borussen tersebut telah menemukan pemain yang bisa menjadi koneksi baru Haaland. Dia adalah gelandang muda timnas Inggris Jude Bellingham.

Dua pemain itu pula yang jadi protagonis BVB dalam laga di Vodafone Park, Istanbul. Bellingham mengawali gol BVB sebelum memberi assist untuk gol kedua yang dicetak Haaland jelang turun minum. Memang itu adalah assist pertama Bellingham untuk Haaland musim ini. Tapi, musim lalu, tiga kali partnership mereka membuahkan gol.

”Aku dan dia telah jadi bromance. Aku rasa kami bisa semakin klik ke depan,” ucap Haaland tentang koneksi dengan Bellingham kepada Ruhr Nachrichten.

Saat ini, Haaland tidak hanya telah membukukan 66 gol dalam 66 laga bersama BVB. Melainkan juga rasio gol striker berusia 21 tahun itu di Liga Champions yang luar biasa. Jika dirata-rata, Haaland mencetak gol setiap 63 menit (21 gol dalam 17 laga).

Sementara itu, Bellingham juga mengilap dengan rekor sebagai pencetak gol termuda untuk dua laga beruntun di Liga Champions. Usia Bellingham kemarin adalah 18 tahun 78 hari. Melampaui striker Paris Saint-Germain Kylian Mbappe yang menorehkannya empat tahun lalu bersama AS Monaco di usia 18 tahun 85 hari.

Gol Bellingham sebelumnya tercipta ke gawang Manchester City saat BVB kalah 1-2 dalam second leg perempat final musim lalu. ”Bellingham adalah pemain muda yang hebat dari segala aspek. Mentalitasnya pun luar biasa. Caranya memberi assist (untuk Haaland, Red) dan saat mencetak gol sama sekali tidak mencerminkan usianya yang masih sangat muda,” puji der trainer BVB Marco Rose di laman resmi klub. (io/c13/dns)