Dalam rangka mewujudkan digitalisasi transaksi keuangan daerah, Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, bersama Direktur Utama PT. BPD Kaltimtara Muhammad Yamin menandatangani kesepakatan bersama.

 

UJOH BILANG-Penandatanganan ini tentang pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Bappelitbangda, pada Rabu (15/9). Juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemkab Mahulu dan PT. BPD Kaltimtara Cabang Ujoh Bilang tentang penerimaan pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah.

Termasuk penyediaan aplikasi dashboard pendapatan asli daerah oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mahulu Paulus Liah, dan Pimpinan Cabang Kaltimtara Ujoh Bilang. Usai penandatanganan dilanjutkan dengan serah terima aplikasi Q-RIS kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Teknis Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Samsat oleh Bupati Bonifasius Belawan Geh, dan Direktur Utama PT. BPD Kaltimtara Muhammad Yamin.

Bonifasius Belawan Geh dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas jalinan kerjasama ini.  “Kerjasama ini dalam upaya percepatan pembangunan untuk mewujudkan digitalisasi transaksi keuangan daerah,” kata bupati. Menurutnya perkembangan digitalisasi saat ini telah berkembang pesat dari waktu ke waktu. Terlihat dari inovasi-inovasi berbasis teknologi informasi yang terus berkembang. “Di era modern dan digitalisasi sekarang ini, peradaban kita sudah sangat maju. Zaman digital elektronik dan tujuan teknologi ini sangat membantu kegiatan kita. Kalau kemajuan dalam dunia perbankan yakni saat transaksi kita harus membawa uang cash. Sekarang kita bawa handpone atau kartu atm sudah bisa melakukan transaksi. Kalaupun kartu hilang uang kita tetap aman,” tambah Bupati.

Pihaknya, sambung dia, berkomitmen mendukung digitalisasi keuangan dalam berbagai bidang dengan memulai langkah – langkah awal dan terencana guna mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. “Sekali lagi saya mau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Dirut Bankaltimtara, karena sangat memberi kemudahan bagi kami di Mahulu. Ini akan kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperlancar semua kegiatan kita, melindungi investasi, asset dan sebagainya,” urainya.

Dalam sambutan Direktur Utama PT. BPD Kaltimtara Muhammad Yamin menuturkan, pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah. Hal ini diwujudkan melalui kerjasama bersama pemerintah daerah. “Kami merasa berterima kasih karena sudah dipilih menjadi partner. Kita sudah memiliki beberapa aplikasi. Tidak kalah pentingnya juga khusus untuk implementasi transaksi non tunai di daerah kita sudah punya aplikasi transaksi keuangan pemerintah,” katanya.

Ia menambahkan, produk layanan digital yang  tersedia hingga kini diantaranya yaitu ATKP (Aplikasi Transaksi Keuangan Pemda), E-Samsat, E-Retribusi, SP2D Online, CMS Span, DG Bankaltimtara. Turut hadir Deputi Kepala Perwakilan BPD Kaltimtara Kaltim Hendik Sudaryanto, Sekretaris Daerah Mahulu Stephanus Madang, Asisten Bidang Sosial Ekonomi dan Pembangunan (Asisten II) E. Tek Hen Yohanes. Kepala Bapenda Paulus Liah, Kadis Kominfo Hibau Djaang, Kepala BPKAD Mahulu Gerry Gregorius, Kepala DP2KB Drg. Agustinus Teguh Santoso. (HMS/len/td/luc)