SAMARINDA- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJamsostek Cabang Samarinda terus berupaya untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia, terutama pada pekerja rentan. Hal tersebut di tandai dengan mengundang beberapa perwakilan perusahaan di wilayah Samarinda untuk mensosialisasikan program Gerakan Nasional Peduli Pekerja Rentan (GN Lingkaran) yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (16/9) pagi.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Muhyiddin, menerangkan dengan adanya kegiatan ini tujuan utamanya ialah untuk silaturahmi dengan perusahaan yang ada di wilayah Samarinda dan sekitarnya. Selain itu ini sosialisasi pertama setelah Pandemi Covid-19 saat masuk ke wilayah Kaltim. "Jadi saya menilai momen sosialisasi ini sangat pas dilakukan dengan bertatap muka langsung dengan para perusahaan untuk menjelaskan lebih detail apa itu GN Lingkaran yang gaungkan BPJS Ketenagakerjaan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19," jelasnya.

Dikatakannya, pekerja rentan adalah mereka yang memiliki risiko tinggi dalam bekerja dan upah mereka sangat minim yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum. Sehingga membutuhkan uluran tangan dari para donatur.

Pekerja rentan, lanjutnya merupakan pekerja informal atau bukan penerima upah (BPU) dengan penghasilan harian yang hanya cukup untuk membiayai kebutuhan hari itu saja, sehingga belum terpikirkan untuk membayar iuran jaminan sosial ketenagakerjaan. "Oleh karena itu, dengan adanya GN Lingkaran ini, para pekerja rentan bisa mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan, sampai mereka mandiri untuk membayar sendiri,” papar Muhyiddin.

Muhyidin berharap, perusahaan yang mapan semakin meningkatkan awareness perusahaan terkait kesejahteraan para pekerja rentan dan kepada perusahaan-perusahaan untuk bisa menyalurkan bantuan mereka melalui program GN Lingkaran ini untuk membantu sesama.

Diakhir acara, Muhyiddin membagikan secara simbolis penerima manfaat beasiswa BPJS Ketenagakerjaan kepada lima perusahaan. Yakni PT Mahakam Sumber Jaya, PT Jembayan Muara Bara, PT Cahaya Fajar Kaltim dan PT Bank BPD Kaltima. Untuk penerima sertifikat perusahaan peduli GN lingkaran diberikan kepada Hotel Harris, Putra Buana Borneo, Aston Samarinda hotel dan Convention Center serta PT Gerbang Daya Mandiri. "Sedangkan untuk penerima manfaat beasiswa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) diberikan kepada dua ahli waris pekerja rentan mitra gojek. Untuk JKM saya serahkan secara simbolis terhadap ahli waris Alm Agus Sumanto sebesar Rp 42 juta dan JKK diserahkan kepada saudara Jumaitah senilai Rp 17.076.214," pungkas Muhyiddin. (adv/as)