LOS ANGELES – No Time to Die begitu dinanti karena merupakan film terakhir Daniel Craig sebagai James Bond. Selain itu, fans tidak sabar menantikan sosok Rami Malek yang memerankan penjahat dalam film tersebut. Malek memerankan karakter Lyutsifer Safin, pemimpin teroris dalam misi balas dendam.

Terpilihnya Malek sebagai Safin, rupanya, bukan hal yang mudah bagi Debbie McWilliams, casting director No Time to Die. Awalnya, McWilliams mengaku kesulitan mengajak Malek untuk bertemu karena agensinya tidak merespons.

’’Karena setiap orang di film Bond harus datang dan bertemu dengan semua orang terlebih dahulu. Anda tidak hanya mendapatkan kontrak melalui pos,’’ kata McWilliams, sebagaimana dilansir dari Entertainment Weekly.

McWilliams akhirnya mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Malek saat screening film Bohemian Rhapsody. Saat itu McWilliams bertanya kepada Malek apakah dia mendapat panggilan dari agensinya tentang film James Bond. ’’Dia berkata, ’Tidak.’ Dan aku berkata, ’Sudah lama kami mencoba bertemu denganmu’,’’ kata McWilliams.

Setelah itu, Malek menelepon agensinya dan keesokan harinya mereka bertemu di kantor. ’’Aku telah belajar untuk menjadi cukup berani. Jika Anda menginginkan sesuatu, Anda pergi dan mendapatkannya,’’ ujarnya.

Belum banyak klu soal karakter Safin. Namun, tahun lalu Malek pernah mengatakan bahwa karakter itu unik dan sangat kompleks. ’’Daniel (Craig, Red) menyebutnya ’salah paham.’ Tapi, aku memiliki waktu yang paling luar biasa untuk berhadapan langsung dengannya (Craig). Dia adalah seorang profesional yang sempurna,” ujar peraih Oscar Aktor Terbaik 2019 kepada Ryan Seacrest, host E!, di karpet merah Golden Globes.

Malek juga mengakui bahwa karakter itu sangat jahat. Safin menganggap dirinya progresif, seseorang yang dapat memecahkan salah satu masalah terbesar di dunia dengan cara yang sangat pasti. ’’Dan, dia menganggap dirinya pahlawan, hampir sama seperti Bond sebagai pahlawan,” katanya.

Sutradara Cary Joji Fukunaga bahkan menyebutnya penjahat generasi baru. ’’Dia adalah seseorang yang sangat cerdas dan musuh yang layak,’’ ujarnya, sebagaimana dilansir dari Empire. No Time to Die dijadwalkan rilis pada 30 September mendatang. (adn/c13/ayi)