Hujan yang mengguyur kota sejak pagi tidak menyurutkan antusias peserta vaksinasi Covid-19 yang digelar Kaltim Post-Samarinda Pos.

 

SAMARINDA – Sejak pukul 07.00 Wita, peserta sudah tiba di Mal Lembuswana, Samarinda. Melakukan registrasi dan menuju atrium mal untuk proses vaksinasi.

 “Sejauh ini tertib dan lancar pesertanya. Mereka bahkan jam 07.00 sudah datang. Bersyukur tidak terlalu banyak penumpukan. Target 1.000 vaksin juga tercapai,” jelas Senior Manajer Kaltim Post Henny.

Wali Kota Samarinda Andi Harun sempat meninjau kegiatan dan berada cukup lama di area mal. Berbincang dengan beberapa peserta. “Terima kasih Kaltim Post dan Samarinda Pos sudah berkolaborasi untuk membantu pemerintah kota menyukseskan vaksinasi,” bebernya pagi kemarin (15/9). Dia tiba bersama rombongan sekira pukul 09.00 Wita.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda, vaksinasi menggandeng lima puskesmas dengan masing-masing menerjunkan 10 tenaga kesehatan untuk bertugas. Targetnya yakni setiap puskesmas menangani 200 peserta.

Lima puskesmas itu adalah Puskesmas Segiri, Puskesmas Lempake, Puskesmas Harapan Baru, Puskesmas Samarinda Kota dan Puskesmas Remaja. Seluruh peserta yang sebelumnya telah mengisi link screening kesehatan, membantu proses vaksinasi berjalan lancar dan tertib.

Nomor antrean yang sudah dibagi juga mengurangi penumpukan. Henny mengimbau untuk peserta yang mendapat giliran jadwal vaksinasi hari ini untuk tetap mengikuti jadwal yang sudah dibagikan.

 

 

“Hanya ada beberapa saja yang enggak jadi vaksin, terkendala di tekanan darah tinggi. Tapi enggak banyak,” lanjutnya. Secara fisik, seluruh peserta terpantau sehat dan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan.

Dia juga menginfokan jika gelaran vaksinasi terjadwal hari ini melibatkan partisipasi dari Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) wilayah Kaltim. Membagikan telur ke tenaga medis serta peserta vaksinasi. “Target Pinsar, partisipasi 10 ribu telur selama kegiatan vaksin Kaltim Post-Samarinda Pos,” pungkas Henny.

Salah satu peserta vaksinasi menyebutkan bahwa cukup antusias saat pendaftaran dibuka 6 September lalu. Beruntung dia termasuk satu dari 2 ribu peserta yang berhasil terdaftar. Selain itu, suaminya menjadi salah satu peserta yang sukses mendaftar.

“Langsung isi link pendaftaran begitu dibuka. Datang ke sini sekitar habis Zuhur,” beber Julia Asnani, warga Kelurahan Samarinda Kota. Perempuan 34 tahun itu tak menunggu begitu lama untuk vaksin. Setelah mengambil nomor antrean dan registrasi, diarahkan untuk mengisi kursi kosong.

“Alhamdulillah ini enggak ada ngerasakan efeknya sih, enggak ada sakit juga bekas suntikan,” bebernya. Program vaksinasi massal yang dia ikuti, diharapkan mampu mewujudkan herd immunity juga sebagai bagian dari partisipasi sukseskan vaksinasi. (rdm/far/k16)