KIPER sekaligus kapten Inter Milan Samir Handanovic sudah paham ancaman yang dihadapi klubnya di fase grup Liga Champions sejak undian pada 27 Agustus lalu. Pesaing utama Inter di grup D sudah pasti Real Madrid dengan Shakhtar Donetsk dan FC Sheriff sebagai pelengkap.

Pengalaman musim lalu jadi alasan Handa –sapaan akrab Samir Handanovic—lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi Real. Dua kali berhadapan dengan Los Merengues, gawang Handa kebobolan sampai lima gol. Tiga gol di Estadio Alfredo Di Stefano (Madrid) dan dua gol di Stadio Giuseppe Meazza.

Tak mau jadi lumbung gol Real lagi, Handa sudah jadi Madridista –sebutan fans Real—dalam dua pekan terakhir. ’’Saya sudah menyaksikan hampir semua pertandingan Real musim ini. Selama mereka bisa menguasai bola, mereka bisa menciptakan gol,” beber kiper 37 tahun itu kepada Sempreinter.

Dari empat laga Real di La Liga musim ini, Karim Benzema dkk mampu mengoleksi 13 gol. Paling banyak dibandingkan kontestan La Liga lainnya. Dalam laga terakhir (13/9), misalnya, Los Merengues mereka berpesta lima gol saat mengalahkan Celta Vigo (5-2).

Dalam laga di Estadio Santiago Bernabeu tersebut, striker utama Benzema mencatat hat-trick pertamanya musim ini. Begitu pula dengan wide attacker Vinicius Junior yang mencatatkan rata-rata satu gol per laga. Kedua pemain itulah yang dianggap Handa bisa menyulitkannya dini hari nanti.

”Semua akan bergantung pada diri kami sendiri tentang cara membatasi atau harus menghentikan mereka. Kami sudah pernah bertemu dengan mereka musim lalu, tetapi kami sudah pasti melakukan cara (menghadapi lawan) yang berbeda,” beber kiper timnas Slovenia tersebut. (ren/dns)