ALCANIZ – Kemenangan Francesco Bagnaia di GP Aragon Minggu lalu (12/9) membuat dua pembalap tim pabrikan Ducati sama-sama membukukan kemenangan pada musim ini. Itu membuat tim pabrikan asal Italia tersebut optimistis menatap balapan kandang mereka di GP San Marino akhir pekan ini (19/9).

Sebelum Bagnaia, Jack Miller lebih dulu membukukan dua podium tertinggi untuk Ducati. Pembalap asal Australia tersebut meraihnya pada GP Spanyol dan GP Prancis secara back-to-back pada Mei lalu.

”Saya merasa senang pergi ke sana (GP San Marino). Motor kami bekerja cukup baik di sana,’’ ucap Miller sebagaimana dilansir Crash. ”Saya tidak sabar menuju balapan selanjutnya. Apalagi itu juga bisa dibilang sebagai balapan kandang Ducati,’’ tambah pembalap 26 tahun tersebut.

Meski demikian, Miller menyebut masih ada masalah yang perlu diselesaikan pada motornya. Itu terkait gearbox yang tidak berfungsi mulus saat dia bertarung di GP Aragon. Masalah teknis itulah yang dia sebut sebagai penyebab dirinya gagal naik podium.

Miller di Aragon hanya mampu finis di posisi kelima. Padahal, dia memulai balapan dari posisi kedua tepat di belakang Bagnaia. ”Seharusnya, aku bisa podium (di GP Aragon). Ada masalah dengan kakiku saat melakukan perpindahan gigi. Saya harus segera mencari tahu apa masalahnya,’’ tambah Miller.

Mantan pembalap Pramac Ducati itu saat ini masih berada di peringkat kelima klasemen pembalap dengan mengumpulkan 129 poin. Sementara itu, Bagnaia bercokol di posisi kedua dengan 161 poin. Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo masih memimpin klasemen dengan mengantongi 214 poin.

Jumlah poin yang dikumpulkan Miller membuatnya hanya terpaut delapan poin dari pembalap Pramac Ducati Johann Zarco. Pembalap asal Prancis itu kini menduduki peringkat keempat di klasemen pembalap dengan 137 poin. (irr/c6/bas)