SAMARINDA – Dalam beberapa waktu ke depan, Pemkot Samarinda berencana membangun tempat penampungan sementara-reduce, reuse, recycle (TPS 3R) untuk mengakomodasi sampah limbah di kawasan Pasar Segiri, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.

Anggaran Rp 600 juta dikucurkan dari dana alokasi khusus (DAK) dengan target penyelesaian akhir tahun.

Soal teknis pembangunan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda Hero Mardanus Satyawan menerangkan, pekerjaan kali ini pihaknya melibatkan masyarakat. Melalui program pemberdayaan kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang dibentuk pemerintah kelurahan. “Program itu sesuai arahan pusat untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya dalam tinjauan lapangan, Senin (13/9).

Hero menerangkan, anggaran tersebut akan tersedia bangunan sekitar 15x16 meter persegi, mesin pencacah sampah (composting), serta dua motor pengangkut sampah roda tiga. Target penyelesaian proyek tersebut hingga akhir tahun. Namun, saat ini pekerjaan fisik belum bisa dilaksanakan lantaran masih terhalang bangunan yang ditempati warga. “Kami menunggu Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda melakukan pembersihan,” ucapnya.

Terpisah, Kasi Pengawasan dan Pengendalian Disdag Samarinda Eka Agustina menerangkan, pihaknya diberi waktu Wali Kota Samarinda Andi Harun untuk berkomunikasi dengan warga yang mendiami bangunan di sana. Bahwa rencana titik pembangunan terdapat lahan sekitar 15x30 meter milik pemkot yang masuk area pasar. “Nanti akan kami minta mereka untuk pindah, karena program pembangunan TPS 3R juga untuk kepentingan operasional pasar,” ucapnya.

Terpisah, dalam kunjungan ke lokasi, Andi Harun memberi waktu Disdag Samarinda untuk mempersiapkan lahan yang ada paling lambat hingga akhir September. Sehingga, awal Oktober pekerjaan fisik bisa mulai dikerjakan. “Kami harap itu bisa jadi contoh, limbah sampah yang dibuang bisa lebih dulu dipisahkan kemudian dipilah. Baik memisahkan yang memiliki nilai ekonomi hingga yang bisa menjadi kompos,” tutupnya. (dns/dra/k16)