SAMARINDA - Asisten Pemerintahan dan Kesra Jauhar Effendi mengungkapkan isolasi terpusat COVID-19 di Asrama Atlet segera beroperasi. pada pertengahan bulan September 2021.

Pengoperasian dilakukan setelah alat kesehatan dari BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Provinsi Kaltim Jl HM Riffadin dipindahkan ke asrama atlet kompleks Stadion Sempaja Jl KH Wahid Hasyim yang selesai direnovasi Kementerian PUPERA pada 21 September. 

"Pada tanggal 19 September pelayanan covid-19 di BPSDM akan ditutup. Selanjutnya pada tanggal 21 September alkes yang ada di  BPSDM dimobilisasi/dipindahkan ke Asrama Atlet," katanya. 

Jauhar menyampaikan hal tersebut usai memimpin Rapat Pembahasan Kewajiban Retribusi Atlet I dan II untuk pemakaian isolasi terpusat (isoter) covid-19 di Dispora Kaltim (14/9/2021). 

Hadir dalam rapat Kadispora, perwakilan Bapenda, Biro Hukum dan Dinas Kesehatan. Dalam pertemuan ini, direncanakan akan ada penghapusan retribusi selama dipakai untuk isoter

Dari Dinas kesehatan melaporkan, bahwa total jumlah pasien covid-19 yang dirawat di BPSDM dari awal hingga akhir sebanyak 1.300 orang.

"Posisi yang paling tinggi pasien yang dirawat adalah bulan Juli-Agustus 2021. Saat ini jumlah pasien yang dirawat tinggal 4 orang dan akan kembali ke rumah masing-masing pada tanggal 19 September 2021," kata Jauhar.

Sementara itu, per tanggal 14 September 2021 terdapat penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltim sebanyak 215 kasus dan penambahan pasien sembuh Covid-19 ada 422 kasus. Sedangkan  penambahan pasien Meninggal sebanyak 14 kasus. (myn)