Apa rasanya menyantap daging domba? Serupa namun tak sama dengan kambing. Tekstur daging lebih lembut dengan proses pengolahan anti ribet. Diolah dengan cara dipanggang, kemudian disantap bersama sup sayur segar. 

 

DIJELASKAN chef Fahrizal dari Hotel Diamond Samarinda, mengolah daging domba tidak terlalu susah. Dibanding kambing, teksturnya tidak terlalu banyak lemak. Aromanya pun tidak menyengat seperti kambing.

“Dari segi harga 11-12 lah, tapi dari segi rasa terasa berbeda. Nah, memang daging domba ini masih kurang umum. Kami angkat jadi salah satu menu promo untuk memperkenalkan, enak juga kok pengolahan dan rasanya,” bebernya.

Fahrizal mengatakan jika daging domba bisa diolah menjadi makanan apa saja. Baik itu berkuah, diolah menjadi steak, dibakar atau dipanggang hingga ditumis. Nah, hidangan kali ini dipanggang dan kaldunya diolah sup untuk pendamping.

“Setelah dibersihkan, daging kita rebus dulu sebentar. Nah, ini fungsinya untuk mengangkat atau membersihkan kotoran. Sekitar 15 menitan lah di air mendidih, nanti terangkat itu kotorannya, mengambang,” jelasnya.

Setelah itu baru direbus bersama aneka bumbu hingga daging empuk dan siap olah menjadi hidangan apa saja. Fahrizal menjelaskan jika fungsi perebusan pertama untuk menghasilkan kaldu bening dan tentu tetap lezat.

Nah, daging domba yang sudah direbus bersama bumbu kemudian dipanggang. “Sebentar saja, karena kan daging sudah masak. Kita pakai bumbu oles resep olahan kami sendiri. Dipanggang sampai kering sedikit di luar, jadi biar makin cantik juga ketika disajikan,” ungkapnya.

Sedangkan sisa kaldu, dimasak dengan bumbu sup beserta potongan sayur. Yakni kentang, wortel, tomat, daun bawang hingga daun sop. Hadirkan aroma wangi nan khas.

“Makanya kenapa sup kita bening walau pakai kaldu rebusan domba. Karena mengolahnya memang harus benar. Kuah sup bening, tapi tetap berasa kaldunya,” lanjut Fahrizal.

Seporsi hidangan tersebut bisa Anda nikmati dengan rogoh kocek Rp 87 ribu. Rasakan gurihnya sup beserta lembut daging domba berpadu. “Disajikan dengan perasan jeruk nipis, kecap manis dan sambal setan. Sedikit saja sudah pedas. Ada juga emping untuk pelengkap,” jelasnya.

PINA COLADA: Segarnya nanas bertemu soda. Kemudian ditambah krim di atasnya. Segar dinikmati saat hari cerah.

 

Nah, masih menu promo September, ada minuman pina colada. Terbuat dari buah nanas yang sudah diblender bersama air soda. Kemudian diberi simple syrup dan beri krim di atasnya. “Cocok untuk teman hidangan domba tadi. Jadi ibaratnya pina colada ini yang menetralkan makanan, dari buah nanas yang segar,” ungkap Fahrizal.

Jangan lupa diaduk rata sebelum dinikmati. Segar manis nanas dengan sentuhan soda, kemudian berpadu dengan krim. Sajikan cita rasa unik dan wajib coba. Harganya pun terjangkau, hanya Rp 25 ribu saja. (rdm)