JIKA mendengar kata sapo tofu, penampilannya pasti semangkuk hidangan dengan asap mengepul dan kuah kental. Namun sapo tofu ala Hotel Diamond disajikan berbeda. Chef Fahrizal menyebutnya sapo tofu udang galah.

Dari segi bentuk, udang galah berukuran besar digoreng hingga berwarna kemerahan. Daging udang sudah digoreng tepung kemudian dimasak bersama saus sapo tofu. Udang yang berukuran besar jadi daya tarik.

“Kita coba sajikan berbeda. Kuahnya tetap seperti biasa kental gurih dengan isian aneka jamur dan sayur. Cara beda lah makan sapo tofu,” ungkap Fahrizal saat ditemui di De Resto.

Umumnya sapo tofu berisi aneka jamur dan seafood. Disajikan di mangkuk tembikar yang menjadi ciri khas. Namun kali ini Fahrizal ingin menonjolkan cita rasa udang galahnya.

Untuk aneka sayur di dalamnya yakni kembang kol, buncis, wortel, daun bawang, jamur kancing, jamur kuping, dan jamur shitake. Dan tentu saja tofu alias tahu sutera. Tak perlu lama menyajikan hidangan satu ini.

Hanya dimasak sebentar agar tekstur aneka isian utamanya sayur tetap segar. Kemudian disusun di atas piring saji sedemikian rupa. “Kepala dan ekornya sengaja kita sajikan utuh, jadi bisa juga diseruput-seruput,” beber Fahrizal.

Udang nan manis, sayur gurih hingga tofu lembut bisa Anda nikmati dengan Rp 60 ribu. Sudah termasuk nasi hangat. Bisa juga dipesan lewat layanan aplikasi pesan antar makanan Go-Food. (rdm)