UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahulu Yohanes Avun membuka sosialisasi program dan pendalaman rencana kerja Sustainable Environmental Governance Across Regions (SEGAR) di wilayah Kabupaten Mahulu melalui virtual, Senin (6/9).

Kegiatan yang sesuai dengan Surat Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia Nomor 0445/PP.06.02/Dt.3.2/08/2021 tanggal 30 Agustus 2021, Perihal Pengadaan Rapat Sosialisasi Project USAID SEGAR.

Saat membacakan sambutan Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, Wabup menyatakan, dengan ditetapkannya Kabupaten Mahulu sebagai lokasi pelaksanaan program SEGAR yang diprakarsai Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) bersama USAID, Pemkab Mahulu tentunya antusias dan  mendukung program positif bagi daerah.

"Kami pemerintah Kabupaten Mahulu menyambut baik program tersebut. Harapan saya program ini dapat memberikan dampak yang baik bagi Mahulu,"harapnya.

Wabup menambahkan, program kerja sama USAID dengan Pemerintah Indonesia yang telah ditandatangani 22 Juli 2020 bertujuan mencapai agenda-agenda pembangunan berkelanjutan. Salah satunya melalui Kerangka Program Manajemen Ekosistem Terestrial Berkelanjutan (Sustainable Terestrial Ekosistem Management/STEM).

"Ini untuk memperkuat kemandirian Indonesia dalam melindungi keanekaragaman hayati dan memperkuat pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan," terangnya.

Ia melanjutkan, berkenaan dengan hal tersebut, Kabupaten Mahulu baru saja merampungkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Tahun 2021-2026, isu lingkungan ini menjadi salah satu bagian dari misi bupati dan wakil bupati. "Yaitu membangun dan meningkatkan sarana dan prasarana publik berkualitas, adil berkelanjutan dan berwawasan lingkungan," ungkap Wabup.

Untuk perangkat daerah dan para pelaku usaha yang hadir pada acara sosialisasi dan konsultasi program USAID SEGAR ini, diharapkan dapat betul-betul memanfaatkan program SEGAR ini.

"Melalui dukungan program SEGAR ini, target-target pembangunan dapat tercapai yang bukan hanya pada bidang lingkungan hidup, tetapi juga terhadap aspek ekonomi dan sosial lainnya," tandasnya. (HMS/aim/luc/k16)