Kejutan kembali terjadi di grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka. Setelah ranking ketiga dunia sekaligus juara bertahan Naomi Osaka tumbang di babak ketiga (32 besar), kemarin giliran ranking pertama dunia Ashleigh Barty yang tereliminasi di babak yang sama.

Barty yang datang dengan predikat juara Wimbledon tahun ini tumbang di tangan petenis tuan rumah Shelby Rogers dalam tiga set 2-6, 6-1, 6-7(5). Kemenangan itu membuat Rogers menjadi satu-satunya petenis tunggal putri tuan rumah yang masih tersisa di babak 16 besar.

”Aku mencoba terus menyatu dengan semangat penonton. Kalian tahu, andaikan kalah, setidaknya aku sudah memastikan berjuang sampai titik terakhir di pertandingan ini,” ujar Rogers dilansir Associated Press.

Hasil tersebut menjadi kemenangan terbesar Rogers sepanjang karier. Sebelumnya, saat tampil di grand slam, dia tercatat tidak pernah menang ketika berhadapan dengan petenis unggulan pertama. Rekornya sebelum laga ini adalah 0-6 melawan seeded 1 di semua ajang grand slam.

Rogers juga baru kali pertama ini bisa menang melawan Barty. Dalam lima pertemuan sebelumnya, petenis 28 tahun itu selalu tumbang di tangan Barty. Empat pertemuan di antaranya terjadi pada musim ini. ”Aku hanya berhasil menemukan jalan keluar di situasi sulit kali ini,” kata Rogers yang kini menempati ranking ke-43 dunia.

Di sisi lain, Barty kecewa karena membuat banyak kesalahan. Di set ketiga saja, dia tiga kali melakukan unforced error. Sebelumnya, sejak set pertama, dia banjir unforced error sampai 17 kali. ”Saya memulai set pertama dengan buruk,” ungkap Barty. ”Setelahnya saya juga tak kunjung menemukan ritme yang pas,” tandas petenis 25 tahun tersebut. (irr/c14/bas)